Berita

Aksi protes di depan kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Ribuan Pengunjuk Rasa Serbu Kediaman Netanyahu, Bawa Obor Hingga Spanduk Tuntutan Pengunduran Diri

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 09:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lagi-lagi diserbu oleh para pengunjuk rasa untuk menuntut pengunduran dirinya.

Rumah Netanyahu yang terletak di Jalan Balfour, Yerusalem itu dipenuhi oleh ribuan pengunjuk rasa pada Sabtu (26/12), seperti dilaporkan Spunik.

Ratusan pengunjuk rasa juga melakukan aksi dengan berkumpul di pintu masuk utama Yerusalem ke Paris Square. Banyak dari mereka memegang spanduk dan berbagai tulisan tuntutan.


"Kami tidak akan berhenti memprotes sampai Anda keluar dari kehidupan kami," begitu isi salah satu tuntutan.

Beberapa pengunjuk rasa juga membawa obor untuk menyalakan api unggun di depan gerbang rumah Netanyahu yang memicu kebakaran kecil. Pemadam kebakaran sendiri langsung datang untuk mematikan api dan polisi menangkap tiga pengunjuk rasa.

Bukan hanya di Yerusalem, aksi protes juga digelar secara nasional. Termasuk di Kota Caesarea dekat rumah pribadi Netanyahu.

Kasus kekerasan juga dilaporkan di Rishon Lezion, di mana seorang pria mengancam demonstran sambil memegang pisau. Dan di Giv'at Ada, dekat Kaisarea, pengunjuk rasa dilaporkan diserang oleh beberapa pendukung PM.

Protes terbaru terjadi setelah pemerintahan persatuan yang dibentuk Netanyahu dan Menteri Pertahanan Benny Gantz kandas. Namun sebelum itu, Netanyahu juga sudah menghadapi tuntutan pengunduran diri pada enam bulan lalu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya