Berita

Kanada menemukan varian baru virus corona/Net

Dunia

Kanada Temukan Kasus Virus Corona Jenis Baru, Tak Ada Riwayat Perjalanan Atau Kontak Paparan

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 07:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanada melaporkan dua kasus yang dikonfirmasi terinfeksi dari virus corona jenis baru yang pertama kali terdeteksi di Inggris.

Dua kasus tersebut dilaporkan berada di Ontario pada Sabtu (26/12). Mereka adalah pasangan yang tidak memiliki riwayat perjalanan maupun paparana tau kontak berisiko tinggi. Bahkan sejauh ini provinsi tersebut telah diisolasi.

"Ini semakin memperkuat kebutuhan warga Ontario untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin dan terus mengikuti semua nasihat kesehatan masyarakat, termasuk langkah-langkah penutupan provinsi mulai hari ini," ujar kepala petugas medis Ontario Dr. Barbara Yaffe.


Dimuat Reuters, Ontario sudah melaporkan 4.301 kasus baru selama dua hari terakhir. Provinsi itu juga sudah melaporkan lebih dari 2.000 kasus per hari selama 12 hari berturut-turut.

Totalnya, kanada sudah mengonfirmasi 541.616 kasus Covid-19 secara nasional, dengan 14.800 kematian.

Para ilmuwan sendiri mengatakan varian baru dari virus corona yang ditemukan di Inggris sekitar 40 persen hingga 70 persen lebih menular daripada aslinya.

Sejauh ini sudah ada beberapa negara lain yang mengonfirmasi temuan yang sama, termasuk Australia, Italia, dan Belanda.

Hingga saat ini para ilmuwan mengatakan tidak ada bukti bahwa vaksin yang tengah dikembangkan saat ini tidak efektif melawan mutasi virus itu.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya