Berita

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan/Net

Politik

Novel Baswedan: Sesulit Apapun Keadaan, Harapan Tetap Harus Dijaga

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 07:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah kicauan tentang harapan di masa sulit diunggah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan pada Minggu pagi (27/12).

Dalam kicauan itu, dia ingin agar harapan tetap diupayakan meski keadaan sedang sulit. Novel juga mengajak semua pihak untuk terus peduli dan kritis.

“Sesulit apapun keadaan, harapan tetap terus dijaga, dibesarkan dan diupayakan. Mari terus peduli, berkiprah, kritis dan berjuang,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi.


Dia berharap Indonesia semakin kuat, sehingga tujuan dan cita-cita negara bisa terwujud. Langkah itu bisa terwujud jika semua pihak terus optimis dan tidak pernah patah arang dalam menggapai mimpi.

“Semoga ke depan Indonesia semakin kuat, untuk mencapai tujuan dan cita-cita negara. Jangan pernah putus asa, tetap optimis demi bangsa,” tegas Novel Baswedan.

Di kicauan sebelumnya, Novel Baswedan mengurai tentang korupsi yang memiliki dampak paling parah. Yaitu, korupsi pada penegak hukum.

Baginya, ketika penegak hukum korup, maka semua masalah dan kejahatan akan terjadi, termasuk orang akan makin berani korupsi.

“Akan banyak pelanggaran HAM, keadilan jadi barang langka, tak ada perlindungan bagi yang lemah,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya