Berita

Pesawat Batik Air/Net

Nusantara

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Protes Ada Larangan Penerbangan Oleh Gubernur Kalbar

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi protes kepada pemerintah pusat dilayangkan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) terkait larangan penerbangan bagi sejumlah maskapai oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Larangan penerbangan tersebut diputuskan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, terhadap dua maskapai. Yakni, Air Asia dan juga Batik Air, karena ada penumpang yang terindikasi positif Covid-19.

Atas hal tersebut, INACA menyampaikan protes kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo.


"Dapat kami sampaikan bahwa maskapai Air Asia dan Batik tidak seharusnya mendapatkan sanksi larangan terbang akibat penumpang teridentifikasi positif Covid-19 menuju Pontianak, atas surat Gubernur Kalimantan Barat," ujar Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/12).

Menurut Denon, terkait hasil pemeriksaan Covid-19 calon penumpang tidak ada kaitannya dengan keberlangsungan tugas pihak maskapai maupun bandara. Sebab, persoalan itu adalah tugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)

"itu di bawah Kemenkes yang memiliki tanggung jawab atas prosedur tersebut," ungkapnya.

Oleh karena itu, INACA memohon kepada Pemerintah Pusat agar mempertimbangkan sikap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tersebut.

"Karena menurut kami sanksi tersebut tidak relevan dan tidak fair bagi kami sebagai operator penerbangan dan operator bandara," tutur Denon.

"Sebab kita sama-sama memahami bahwa izin penerbangan ke suatu daerah kewenangan tersebut berada di Kementerian Perhubungan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya