Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Lanjutan Normalisasi, PM Benjamin Netanyahu Undang Raja Maroko Berkunjung Ke Israel

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengundang Raja Maroko Mohammed VI untuk mengunjungi negaranya pasca kedua pemimpin sepakat untuk menormalisasi hubungan. Undangan tersebut disampaikan Netanyahu saat keduanya berbicara lewat sambungan telepon pada Jumat (25/12) waktu setempat.

Kantor Netanyahu dalam rilisnya mengatakan, dalam percakapan itu kedua pemimpin berbicara tentang lanjutan kesepakatan perjanjian yang ditengahi Amerika Serikat awal bulan ini.

"Para pemimpin saling mengucapkan selamat atas pembaruan hubungan antara negara, penandatanganan pernyataan bersama dengan AS, dan perjanjian antara kedua negara," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Jumat (25/12).


"Selain itu, proses dan mekanisme untuk mengimplementasikan kesepakatan telah ditentukan," tambahnya.

Empat kesepakatan bilateral sebelumnya telah ditandatangani pada Selasa (22/12) antara Israel dan Maroko, berpusat pada hubungan udara langsung, pengelolaan air, menghubungkan sistem keuangan dan pengaturan pembebasan visa untuk diplomat.

Selain itu, Israel dan Maroko juga akan membuka kembali kantor diplomatik.

Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu juga berterima kasih kepada Raja Mohammed VI karena menjadi tuan rumah bagi delegasi Israel minggu ini.

Sementara, Raja Mohammed VI menggarisbawahi hubungan erat antara komunitas Yahudi Maroko dan monarki, kata Pengadilan Kerajaan dalam sebuah pernyataan.

 Maroko memiliki komunitas Yahudi terbesar di Afrika Utara dengan sekitar 3.000 orang, dan Israel adalah rumah bagi sekitar 700 ribu orang Yahudi asal Maroko.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya