Berita

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari/Net

Dunia

Muncul Varian Baru Virus Corona, Presiden Nigeria Batalkan Perayaan Natal Tahunan

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 13:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Nigeria membatalkan perayaan Natal yang biasanya digelar besar-besaran karena pandemi Covid-19.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengatakan ia tidak akan menjadi tuan rumah perayaan Natal seperti tahun-tahun sebelulmnya dan meminta warga untuk membatasi pertemuan besar.

"Sejalan dengan protokol yang berlaku yang diberlakukan oleh Satgas Kepresidenan tentang Covid-19, yang membatasi pertemuan besar Presiden Muhammadu Buhari tidak akan menjadi tuan rumah perayaan Natal seperti biasa dengan para pemimpin agama dan masyarakat di wilayah ibukota," ujar jurubicara pemerintah, Garba Shehu pada Kamis (24/12).


Lebih lanjut, Shehu juga mengatakan Buhari mengimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama musim liburan. Ia juga melarang perjalanan tidak penting selama musim liburan.  

"Presiden mengimbau seluruh warga untuk, sejalan dengan protokol yang ditentukan, mengamati jarak sosial, menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menghindari kepadatan ruang publik, pasar, pusat perbelanjaan, kantor dan tempat ibadah yang berlebihan," lanjutnya, seperti dikutip Anadolu Agency.

Selain itu, Muhammadu juga menyatakan harapannya agar Nigeria bisa merayakan Natal dan Tahun Baru yang sejahtera pada tahun depan.

Nigeria saat ini tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Di mana secara nasional, Nigeria sudah melaporkan 80.922 kasus Covid-19 dengan 1.236 kematian.

Selain itu, Nigeria juga menghadapi ancaman mutasi virus corona. Satu varian baru dari virus corona ditemukan di Nigeria yang berbeda dengan yang diidentifikasi di Inggris maupun Afrika Selatan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya