Berita

Turki rilis hasil uji coba vaksin Sinovac/net

Dunia

Hasil Uji Coba Di Turki: Vaksin Sinovac Efektif 91,25 Persen

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 08:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki telah merilis data sementara uji coba tahap akhir dari vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China.

Para peneliti di Turki pada Kamis (24/12) menyebut vaksin tersebut memiliki efektivitas mencapai 91,25 persen, atau berpotensi jauh lebih baik daripada yang dilaporkan dalam uji coba di Brasil.

Dikutip dari Associated Press, para peneliti juga mengatakan tidak ada efek samping utama yang terlihat selama uji coba, kecuali satu orang yang memiliki reaksi alergi.


"Efek samping yang umum disebabkan oleh vaksin tersebut adalah demam, nyeri ringan, dan sedikit kelelahan," terang para peneliti.

Uji coba Sinovac di Turki sudah dimulai sejak 14 September dengan melibatkan lebih dari 7.000 sukarelawan.

Menteri Kesehatan Fahrettin koca mengatakan, 26 dari 29 orang yang terinfeksi selama uji coba diberi plasebo. Uji coba akan berlanjut hingga 40 orang terinfeksi.

Temuan awal saat ini menunjukkan para sukarelawan memiliki efek samping minimal setelah suntikan, sehingga dianggap aman.

"Kami sekarang yakin vaksin itu efektif dan aman (untuk digunakan) pada orang-orang Turki," kata Koca.

"Meski berisiko, kami melihat gambaran yang sangat ringan di mana tes PCR tiga orang positif, tanpa demam atau masalah pernapasan," lanjutnya.

Turki sendiri sudah sepakat untuk membeli 50 juta dosis vaksin Sinovac. Sebanyak 3 juta dosis akan tiba pada Senin (28/12).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya