Berita

Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S. Uno/Net

Politik

Relawan Seknas Jokowi Ingatkan Sandiaga Uno, Tidak Ada Visi Misi Menteri

KAMIS, 24 DESEMBER 2020 | 14:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretariat Nasional Joko Widodo (Seknas Jokowi) berpesan kepada menteri di Kabinet Indonesia Maju supaya lebih berhati-hati mengeluarkan pernyataan, terutama menteri yang baru dilantik.

Pasalnya, pernyataan yang sampai mengundang kontroversi dan menuai pro kontra bisa menyudutkan Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Dedy Mawardi setelah Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S. Uno  mengungkapkan kemungkinan pengembangan lebih lanjut program OK OCE yang dulu pernah digagasnya.


"Baru saja dilantik sebagai Menparekraf tapi Sandiaga sudah mengeluarkan statement yang mengundang kontroversi, yaitu program OK OCE yang mau dibawa ke dalam program kementeriannya serta wisata halal," ujar Dedy, Kamis (24/12).

Dedy juga mengingatkan, seluruh menteri yang menjadi pembantu presiden harus paham dengan kedudukan mereka.

"Sandi musti pahamlah kalau di kabinet Presiden Jokowi ini tidak boleh ada visi misi apalagi program sendiri. Yang ada hanya visi misi dan program Presiden Jokowi," tegas Dedy dalam keterangan tertulis.

Program OK OCE adalah kepanjangan dari One Kecamatan One Center for Entrepreneurship merupakan program andalan Sandiaga saat mengikuti kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017 mendampingi Anies Baswedan.

Sandiaga kemarin dilantik Presiden Jokowi sebagai Menparekraf mengganti Wishnutama melalui reshuffle kabinet. Masuknya Sandiaga dalam barisan Kabinet Indonesia Maju menuai pro kontra, karena rival pasangan Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akhirnya diangkat Presiden Jokowi sebagai menterinya.

Sebagai menteri yang menjadi pembantu Presiden, lanjut Dedy, Sandi harus mendukung program pemerintah pimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin.

"Jadi, Sandi tidak boleh membawa program sendiri ke dalam kementerian yang dia pimpin sekarang," kata dia mengingatkan.

Begitu juga mengenai kepariwisataan, Dedy menyatakan, daerah wisata merupakan ruang publik yang tidak boleh disekat-sekat karena suku, agama dan ras tertentu, kecuali tempat ibadah. Kalau objek wisata disekat berdasarkan agama, lanjut dia, pasti masyarakat di Bali, Raja Ampat, Mentawai dan Samosir akan menolaknya.

"Buatlah program wisata yang lebih kebhinekaan dari aspek budaya atau kekhasan daerah dari pada ngomong soal wisata halal. Jika maksudnya yang disampaikan Sandi demi menjaga persatuan, tetapi jangan pula mengabaikan keberagaman," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya