Berita

Wamenkes Dante Saksono/Net

Politik

Gurubesar UI: Wamenkes Dante Saksono Bisa Jadi Sebuah Harapan Di Tengah Pandemi

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Reshuffle Kabinet Indonesia Maju mendapat sambutan hangat, khususnya perombakan yang dilakukan di bidang kesehatan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban merasa lega karena ada sosok Dante Saksono di Kementerian Kesehatan.

Meski berposisi sebagai wakil menteri kesehtan, Dante Saksono diyakini akan membawa perubahan signifikan dalam menghadapi pandemi Covid-19.


“Sosok Wamenkes Dante Saksono bisa menjadi sebuah harapan di tengah persoalan pandemi saat ini,” tegas Zubairi melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (23/12).

Gurubesar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) itu mengaku kenal dekat dengan Dante. Di matanya, Dante merupakan sosok yang pintar dan pekerja keras. Dia berharap ahli molekular diabetes tersebut bisa bekerja optimal dan memberikan yang terbaik bagi bangsa.

“Kebetulan saya mengenalnya. Dia pintar, bahkan amat pintar, pekerja keras dan olahraganya bagus. Semoga kinerjanya optimal. Selamat dokter Dante,” tutupnya.

Dante memulai karier kedokterannya dengan menyelesaikan studi dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada tahun 1997. Pria kelahiran Temanggung, 23 Maret 1973 itu kemudian melanjutkan program pendidikan dokter spesialis penyakit dalam di Universitas Indonesia dan lulus di tahun 2004.

Kemudian, dia kembali mengambil studi di University of Yamanashi, Jepang untuk mendapat gelar PhD dengan bidang molecular diabetes.

Selain itu, Dante juga telah memiliki sederet pengalaman dalam banyak organisasi kedokteran di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah, Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Kolegium Persatuan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Sekjen Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi), Komnas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)), dan Kemendiknas Dirjen Dikti.

Sepak terjangnya di bidang kesehatan juga tercatat saat masuk menjadi salah satu tim kesehatan kepresidenan Indonesia, dan menyabet sejumlah penghargaan, misalnya Tajima Awards dari Epidemiologi Diabetes Japan pada tahun 2013 dan Takeda Science Foundation Awards dari Takeda Japan pada tahun 2013. 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Komisi IX Dukung Pakai Label Harga pada Menu MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:05

Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta Gratis Saat Lebaran 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:45

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

Pendaftaran Mudik Gratis Pemkot Kota Bekasi Dibuka 3 Maret

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:29

Kenali Aturan Baru Umrah Ramadan dari Arab Saudi

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:19

Merger Raksasa Pakan Ternak, Momentum Kebangkitan Peternak Lokal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:08

Aktivasi Akun Coretax Nyaris Tembus 15 Juta, Lapor SPT Tahunan 4,95 Juta

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:57

Lebaran 2026: Ini Stasiun, Bandara, Terminal, dan Pelabuhan Terpadat Saat Arus Mudik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:25

Gelar Pasar Murah Ramadan Tangerang Raya, Legislator PAN: Arahan Ketum

Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:04

Trem di Italia Anjlok Hantam Bangunan, Dua Tewas Puluhan Terluka

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:31

Selengkapnya