Berita

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diharapkan bisa memberi oase bagi umat Khonghucu di Indonesia/Repro

Politik

Penunjukan Gus Yaqut Sebagai Menteri Agama Diharapkan Bisa Jadi Oase Bagi Umat Khonghucu

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penunjukkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama RI mendapat apresiasi sejumlah tokoh Khonghucu. Bahkan diharapkan jadi angin segar bagi umat Khonghucu dalam menjalankan ibadah mereka.

Tokoh Generasi Muda Khonghucu Indonesia (Gemaku), Kristan, menyebut Gus Yaqut sebagai right man on the right place

Menurut Kristan, Gus Yaqut adalah sosok yang dikenal plural, tegas, berani, dan diterima semua kalangan lintas agama. Ketua GP Ansor ini merupakan sosok yang tepat untuk diberikan tugas menjaga keharmonisan moderasi beragama di Indonesia yang sudah menjadi tagline Kementerian Agama.


Ditambahkan Kristan, bagi Gemaku, kehadiran Gus Yaqut sebagai Menteri Agama adalah sebuah oase kegembiraan dan harapan baru.

Gus Yaqut diharapkan dapat membawa angin segar bagi ketidakadilan untuk umat Khonghucu. Mulai dari belum adanya Dirjen Khonghucu di Kemenag, ditambah kisruh soal kelenteng yang ada di Indonesia.
Terakhir, kasus Kelenteng Tuban yang diklaim secara sepihak oleh Dirjen Buddha sebagai tempat ibadah agama Buddha telah menjadi saksi bisu akan adanya sesuatu hal yang keliru yang wajib segera dibenahi.

Prinsip 'membenarkan nama-nama'; berdamai dengan masa lalu, meluruskan dan merekonstruksi fakta sejarah yang ada agar generasi berikutnya tidak larut dalam kekeliruan pemahaman yang semakin melebar yang memutarbalikan fakta dan sejarah menjadi harapan Gemaku agar dapat terselesaikan dengan baik dan bijaksana.

"Memang suara kami bagai setetes gerimis di atas atap Istana yang kadang tak terdengar dan terasakan oleh mereka yang berada di dalamnya. Namun semoga dengan prinsip Gus Yaqut yang selalu membela yang lemah seperti Gusdur. Gemaku berharap Gus Yaqut mendengar, merasakan empatinya,” ujar Kristan, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

"Semoga Gus Yaqut dapat amanah menjalankan tugas, bekerja esktra menjaga kepercayaan rakyat dengan kerja nyata dalam mengawal keberagaman negeri, mengayomi seluruh elemen bangsa dan keyakinan anak bangsa tanpa terkecuali. Tetaplah Gus Yaqut selalu bersahaja, egaliter, tidak sombong, dan mengayomi bagi kami semua. Jadilah Bintang Utara yang selalu terang benderang menjadi pemimpin bintang-bintang lain yang mengelilinginya,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh Khonghucu dari Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, Alim Sugiantoro, ikut menyampaikan apresiasinya atas dilantiknya Gus Yaqut.

"Kami menilai Gus Yaqut sosok yang paling tepat duduk sebagai Menteri Agama, Beliau dekat dengan banyak kalangan, hingga mampu merangkul banyak pihak yang terdiri dari berbagai perbedaan,” ucap Alim.

Pihaknya juga berharap, di bawah pimpinan Gus Yaqut, toleransi dan kedamaian antarumat beragama bisa tercipta.

Sepakat dengan Kristan, Alim juga ikut mendukung dan mendorong segera dibentuknya Dirjen Khonghucu di Kementerian Agama. Hal itu agar menjadi keseimbangan dan pemerataan kebijakan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya