Berita

Perwakilan Panser Biru menyerahkan surat somasi kepada bagian Humas Pemprov Jateng/RMOLJateng

Sepak Bola

Gerakan #2021BalikJatidiri Dituding Ditunggangi, Panser Biru Tuntut Permintaan Maaf Pemilik Akun Facebook Ini

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 18:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru, tengah memburu pemilik akun Facebook 'Anton Sudibyo'. Mereka menuntut pemilik akun  tersebut meminta maaf dan melakukan klarifikasi terkait unggahannya yang menuduh gerakan #2021BalikJatidiri ditunggangi pihak tertentu.

Ketua Panser Biru, Wareng mengatakan, pihaknya sudah mencari keberadaan pemilik akun di Kantor Pemprov Jateng, namun yang bersangkutan tidak ketemu.

"Kenapa kita nyarinya di kantor Pak Ganjar? Karena yang bersangkutan sering meng-upload foto dan berita Pak Ganjar. Kami yakin dia tim medianya Pak Ganjar," kata Wareng, Selasa (22/12), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Pihak Panser Biru pun akhirnya menitipkan surat Somasi kepada pihak Humas Pemprov Jateng.

Di dalam surat Somasi tersebut, Panser Biru memberi waktu 1x24 jam kepada pemilik akun 'Anton Sudibyo' untuk segera melakukan permohonan maaf dan mengklarifikasi terkait unggahannya. Panser Biru mengancam akan menempuh jalur hukum bila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

"Demi Allah, aksi kami tidak ditunggangi. Kami merasa dihina. Kami menunggu klarifikasinya 1x24 jam," tandas Wareng.

Belakangan ini Panser Biru memang kerap melayangkan kritik ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk segera merampungkan proyek renovasi GOR Jatidiri Semarang, yang selama ini menjadi homebase PSIS.

"Serangan" bernada protes kepada Ganjar ini pun sudah hampir sepekan muncul di media sosial dengan tagar #2021BalikJatidiri.

Bahkan, ungkapan protes ke Ganjar juga disampaikan melalui puluhan karangan bunga di depan Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, pada Senin kemarin (21/12).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya