Berita

Produksi tempe/Net

Bisnis

Berhasil Kembangkan Usaha Tempe, FKDB Dapat Penghargaan Dari PII

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 13:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Usaha Ayep Zaki dalam mendirikan Forum Komunitas Doa Bangsa (FKDB) pada tahun 2005 lalu sukses mendapat penghargaan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) akhir pekan lalu.

Forum tersebut dinilai berhasil mewujudkan peningkatan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memproduksi tempe di seluruh Indonesia.

Penghargaan diberikan dalam rangkaian acara pembukaan Lokakarya dan Konvensi Nasional Badan Kejuruan Teknik Pertanian – PII 2020. Acara tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi atas inovasi-inovasi yang mendukung aktivitas pengembangan ekosistem pertanian.


FKDB dinilai berhasil membangun dan membina unit-unit usaha pengrajin tempe di seluruh Indonesia yang berjumlah 82 pengrajin. Dengan jumlah tersebut, total konsumsi kedelai yang berhasil diserap mencapai 12.600 ton per tahun.

Ayep Zaki sendiri telah merangkul para pengrajin dan pelaku UMKM untuk membangun usahanya secara mandiri. Mulai dari bidang usaha tempe tahu, jasa pijat refleksi, distribusi produk pertanian, kuliner, hingga retail bahan bangunan dan lain-lain.

Total UMKM aktif yang dibangun FKDB berjumlah 162 unit usaha ditambah 80 uni usaha binaan.

“FKDB yang didirikan sejak tahun 2005 lalu bersama pengrajin dan pelaku UMKM terus membangun usaha meningkatkan ekonomi masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” kata Ayeb Zaki kepada wartawan, Selasa (22/12).

Upaya Ayep Zakep ini mendapat apresiasi dari Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). Bendahara Umum KITA Camelia Lubis mengatakan bahwa pihaknya memiliki visi yang sama dengan FKDB dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Kami mendukung program dan inovasi-inovasi yang dapat menyokong pertumbuhan para pelaku UMKM, seperti yang dilakukan FKDB,” tuturnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya