Berita

Rest Area KM 50 Tol Japek/Net

Politik

Eks Menteri SBY: Lebih Baik Rest Area KM 50 Japek Ditutup Daripada Jadi Ajang Kegiatan Tidak Jelas

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 08:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Jasamarga menutup tempat istirahat atau rest area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) mendapat dukungan.

Pihak Jasamarga menutup rest area yang menjadi lokasi peristiwa kematian laskar Front Pembela Islam (FPI) saat terlibat cekcok dengan petugas itu karena adanya penambahan kapasitas lajur ruas jalan Tol Japek. Perluasan itu sendiri dilakukan di KM 48 hingga KM 50 arah Cikampek.

Pakar telematika, Roy Suryo mendukung penutupan itu. Hanya saja, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut menekankan agar pedagang direlokasi dengan adil ke rest area KM 71.


Dukungan Roy Suryo didasarkan pada kerusakan teknis yang terjadi pada CCTV di area tersebut. Setidaknya, gangguan pengiriman data rekaman CCTV di sekitar area pernah terjadi saat peristiwa kematian laskar FPI.

“Saya rasa Rest Area KM 50 ini ditutup saja daripada jadi ajang "kegiatan tak jelas" tanpa dilindungi CCTV,” ujarnya kepada redaksi, Senin (21/12).

Terlepas dari itu, dia ingin agar aparat terus mengusut penyebab kerusakan teknis CCTV bisa terjadi. Jangan sampai kerusakan kembali mengakibatkan bukti-bukti penting di area tersebut hilang.

“Harus tetap terus diusut,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya