Berita

Tim satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/Net

Pertahanan

Di Kongo, TNI Berhasil Selamatkan 4 Warga Sipil Dari Perampokan

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 07:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi penyelamatan nyawa warga sipil berhasil dilakukan pasukan TNI yang berada di Kongo, Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB)/Mission de l'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) pada Sabtu (19/12).

Aksi yang dipimpin Dantim Patroli Lettu Inf Edvin itu dilakukan di Desa Crispin, Kongo.

Dansatgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menjelaskan bahwa situasi politik dan keamanan di Kongo saat ini tidak stabil dan masih terjadinya pemberontakan. Hal ini memicu munculnya tindakan kriminalitas di berbagai tempat.


Telah banyak pemberontak bersenjata yang menyerahkan diri, namun masih ada di antara pemberontak yang tetap bertahan di hutan.

"Mereka aktif melakukan perampokan dan pemerasan kepada masyarakat untuk bertahan hidup dan untuk mendanai berbagai upaya pemberontakan. Bahkan dalam melakukan aksinya, mereka tidak ragu untuk membunuh korbannya," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (21/12).

Menurut Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, peristiwa perampokan empat warga sipil di Desa Crispin merupakan bagian dari Area of Responsibility (AoR) Combat Operation Base (COB) Bendera dipimpin oleh Mayor Inf Ismail Taruna Vijaya.

"Daerah ini masih dinyatakan sebagai zona Merah karena masih banyaknya markas pemberontak bersenjata, sehingga tingkat kriminalitas masih cukup tinggi," katanya.

Melalui patroli rutin dari COB Bendera yang dipimpin Lettu Edvin berhasil menyelamatkan empat warga sipil bermotor yang dirampok oleh kelompok bersenjata. Peristiwa ini terjadi pada saat tim tersebut melaksanakan patroli dan mendapatkan informasi dari warga.

Selanjutnya tim patroli merespon cepat dengan melakukan penyisiran kedalam hutan dan berhasil melaksanakan tugas penyelamatan dengan baik dan aman.

Kegiatan patroli rutin yang dilakukan selama ini telah berhasil merangkul kembalinya 43 milisi dengan 33 senjata AK-47, disusul dengan penyelamatan dua orang warga sipil yang dirampok didekat desa Kapunda. Keberhasilan atas pendekatan dan patroli rutin yang dilakukan, telah membuat masyarakat Kongo makin percaya kepada Satgas Indo RDB.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya