Berita

Penyerahan bantuan dari Pelindo III ke UGM/Net

Nusantara

Rektor UGM Sambut Baik Bantuan Pelindo III Untuk Pembangunan Masjid

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan Masjid Madliyyah Islamic Center yang berada di lingkungan Universitas Gajah Mada  (UGM) bertujuan untuk mendorong kegiatan pengembangan kerohanian dan karakter mahasiswa. Utamanya, dalam rangka menangkal terhadap penyebaran paham-paham radikal.

Begitu tegas Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono saat menerima bantuan dari PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo untuk pembangunan masjid tersebut. Pemberian bantuan sebesar Rp 5 miliar ini diberikan langsung oleh Direktur Utama Pelindo III U. Saefudin Noer pada Jumat lalu (18/12).

“Kita ingin mahasiswa tidak hanya mumpuni dalam bidang sains, tapi punya karakter kuat dalam nilai keagamaan dan kebangsaan karena saat ini tengah menjadi masalah soal aliran radikal,” tegas Panut Mulyono kepada wartawan Minggu (20/12).


Panut Mulyono menyambut baik bantuan tersebut dan berharap bisa mempercepat proses pembangunan masjid yang kini sudah hampir selesai itu. Dia yakin keberadaan masjid bisa menguatkan kembali karakter lulusan UGM dalam pemahaman dan cara pandang terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III U. Saefudin Noer mengatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Atas alasan itu, pihaknya memberi bantuan tersebut.

Penyaluran hibah bina lingkungan untuk sarana ibadah ini bagian dari kolaborasi BUMN dan lembaga pendidikan agar tepat sasaran dan memenuhi aspek tata kelola perusahaan yang baik. Selain itu, bantuan tersebut juga merupakan tanda syukur karena Pelindo III sudah berdiri selama 28 tahun.

“Sebagai perusahaan milik negara kami terus berkomitmen untuk membantu masyarakat sekitar, termasuk pembangunan masjid ini,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya