Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Muncul Varian Baru Virus Corona, Boris Johnson Lockdown 16 Juta Warga Inggris Selama Natal

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemunculan varian baru dari virus corona membuat para ahli dan pemerintah khawatir, khususnya menjelang Natal.

Sebagai pencegahan, Perdana Menteri Boris Johnson pada Sabtu (19/12) mengumumkan pemberlakuan lockdown efektif pada lebih dari 16 juta orang Inggris.

Pemberlakuan lockdown dilakukan seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 dari virus varian baru selama dua pekan terakhir. Di mana varian virus baru bernama VUI202012 / 01 itu 70 persen lebih menginfeksi dari sebelumnya.


Meski begitu, Johnson dan penasihat ilmiahnya yakin vaksin masih akan tetap efektif dan varian baru virus tidak lebih mematikan.

Akibatnya, Johnson menarik rencana pemerintah untuk melonggarkan aturan pembatasan sosial selama Natal. Pemerintah sebelumnya akan mengizinkan tiga rumah tangga bercampur merayaan Natal selama lima hari.

"Dengan berat hati saya harus memberitahu Anda bahwa kita tidak dapat melanjutkan Natal seperti yang direncanakan," ujar Johnson seperti dimuat Reuters.

"Saya sangat yakin tidak ada alternatif yang terbuka untuk saya," tambahnya.

Johnson menuturkan, London dan Inggris tenggara yang saat ini berada pada level tertinggi aturan tiga tingkat kewaspadaan saat ini ditempatkan pada level 4.

Dengan begitu ada 16,4 juta orang Inggris yang berada di level 4, di mana mereka akan diminta tetap tinggal di rumah kecuali untuk alasan penting. Mereka juga tidak diizinkan berbaur selama Natal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya