Berita

Presiden Joko Widodo dan Fahri Hamzah/Net

Politik

Fadli Zon Berharap Fahri Hamzah Bisa Bangunkan Jokowi Yang Dininabobokan Informasi Keliru

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 07:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam Indonesia Lawyers Club (ILC) episode pamit viral. Statement itu berkaitan dengan permintaan agar Jokowi mencari informasi yang benar dan tidak lagi dikelabuhi oleh orang-orang di sekitarnya.

Fahri Hamzah lantas mengambil contoh kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke tanah air pada 10 November lalu. Di mana kala itu ada seorang pejabat yang menganggap Habib Rizieq sebagai tokoh yang kecil dan kemudian memberi izin untuk penjemputan di bandara.

Hasilnya, ribuan orang memadati Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan menyebabkan kerumunan. Bahkan jalan tol bandara menjadi lumpuh dan sejumlah penerbangan mengalami penundaan.


“Akhirnya datang orang ribuan yang nyambut dianggap salah. Lu nantang sih sebagai negara. Sampai saat ini tune- nya itu masih belagu,” kata Fahri.

Dia lantas berharap agar Jokowi dengan rendah hati kembali turun ke lapangan untuk menyerap informasi secara nyata di masyarakat.

Wakil ketua umum DPP Partai Gelora ini mengingatkan Jokowi bahwa bisikan dari orang sekitar dilatari karena mereka sedang berlomba untuk merebut jabatan. Sementara di satu sisi mereka tidak peduli apa yang akan terjadi pada presiden di kemudian hari.

“Orang-orang di sekitar anda nggak jujur,” tuturnya.

Menanggapi ini, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon berharap agar Jokowi mendengar. Dia ingin Jokowi bisa menyerap informasi dengan baik, sehingga tidak salah menilai keadaan.

“Mudah-mudahanan statemen Bro Fahri Hamzah ini bisa membangunkan Pak Jokowi dari tidurnya, yang dininabobokan oleh info-info yang belum tentu benar sehingga salah menilai keadaan,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (20/12).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya