Berita

Pasukan tentara Israel/Net

Dunia

Anak Palestina Sering Jadi Korban Pembunuhan Tentara Israel, PBB Tuntut Penyelidikan Transparan

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 06:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan independen atas pembunuhan remaja Palestina, Ali Ayman Abu Aliya di Tepi Barat paa 4 Desember.

Abu Aliya yang berusia 15 tahun ditembak oleh pasukan keamanan Israel selama protes di Al-Mughayyir yang digelar oleh warga Palestina untuk menentang pembangunan pemukiman Israel.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB menuturkan, warga Palestina yang didominasi oleh pemuda melemparkan batu ke arah tentara Israel yang membalas dengan menembakkan peluru logam berlapis karet, gas air mata, dan peluru tajam.


Pelapor khusus PBB di Palestina, Michael Lynk dan Agnes Calamard mengaku merasa sangat terganggu dengan kurangnya akuntabilitas secara keseluruhan atas pembunuhan anak-anak Palestina selama beberapa tahun terakhir.

"Pembunuhan Ali Ayman Abu Aliya oleh Pasukan Pertahanan Israel, dalam keadaan di mana tidak ada ancaman kematian atau cedera serius pada pasukan keamanan Israel, adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional," ujar keduanya dalam pernyataan bersama yang dikutip Arab News, Sabtu (19/12).

Abu Aliya ditembak di bagian perut dengan peluru dan meninggal beberapa jam setelah dirawat di rumah sakit. Dia adalah anak ke-6 yang dibunuh oleh pasukan keamanan pada tahun ini.

Dari 1 November 2019 hingga 31 Oktober 2020, sebanyak lebih dari seribu anak Palestina.

"Anak-anak menikmati hak perlindungan khusus di bawah hukum internasional," kata Lynk dan Callamard.

"Setiap pembunuhan ini menimbulkan keprihatinan yang mendalam tentang kepatuhan Israel pada hak asasi manusia dan kewajiban hukum kemanusiaannya sebagai kekuatan pendudukan," sambungnya.

Pasukan keamanan Israel mengatakan penyelidikan atas kematian Abu Aliya akan dilakukan. Namun, pelapor PBB mencatat bahwa penyelidikan internal terhadap penembakan fatal warga Palestina jarang menghasilkan pertanggungjawaban yang signifikan.

Organisasi masyarakat sipil telah mendokumentasikan 155 kasus  anak-anak Palestina yang dibunuh oleh tentara Israel sejak 2013 menggunakan amunisi langsung atau senjata pengendali massa. Hanya dalam tiga kasus tuntutan pidana diajukan, dan kemudian dibatalkan di salah satunya.

"Rendahnya tingkat pertanggungjawaban hukum atas pembunuhan begitu banyak anak oleh pasukan keamanan Israel tidak layak untuk sebuah negara yang menyatakan bahwa ia hidup berdasarkan aturan hukum," kata Lynk dan Callamard.

Mereka mendesak pemerintah Israel untuk menyelidiki catatan hak asasi manusia ini dengan cara yang adil dan transparan yang memenuhi standar internasional yang diterima, untuk memastikan bahwa anak-anak yang hidup di bawah pendudukan tidak lagi menghadapi kematian atau cedera ketika menggunakan hak sah mereka untuk melakukan protes, dan bahwa budaya impunitas atas kesalahan militer diakhiri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya