Berita

Ulsan Hyundai sukses menjuarai Liga Champions Asia 2020/Net

Sepak Bola

'Dibantu' 2 Penalti VAR, Ulsan Hyundai Sukses Juarai Liga Champions Asia 2020

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 02:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Laga puncak Liga Champions Asia 2020 berakhir menyenangkan bagi Ulsan Hyundai. Tim asal Korea Selatan ini meraih titel juara Liga Champions Asia musim ini usai menaklukkan wakil Iran, Persepolis, dengan skor tipis 2-1, Sabtu malam (19/12).

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Al Janoub, Qatar, Ulsan sebenarnya bermain lamban sejak awal babak pertama. Hal ini membuat skuat Persepolis mampu menguasai permainan.

Hasilnya pun berbuah pada menit 45 melalui gol Mehdi Abdi Qara yang memanfaatkan kesalahan pemain Ulsan Hyundai, Park Joo-hoo.


Namun, keunggulan ini tak bertahan lama. Pada masa injury time babak pertama, Ulsan mendapat hadiah penalti dari wasit menyusul pelanggaran yang dilakukan Ahmad Noorollahi terhadap Bit-garam.

Junior Negrao yang menjadi eksekutor sukses membawa Ulsan menyamakan kedudukan menjelang turun minum.

Baru saja babak kedua berjalan 10 menit, Ulsan kembali mendapat hadiah penalti. Kali ini wasit melihat Mehdi Shiri melakukan handball di kotak terlarang.

Junir Negrao yang kembali maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola untuk kedua kalinya ke gawang Persepolis.

Sekitar menit 84, skuat Persepolis sempat menuntut hadiah penalti karena menganggap Kim Kee-hee melakukan pelanggaran terhadap Noorollahi. Namun, wasit tak mengabulkannya setelah melihat rekaman VAR.

Ulsan Hyundai pun mengakhiri laga final Liga Champions Asia dengan kemenangan 2-1 atas Persepolis.

Ini merupakan trofi kedua bagi Ulsan Hyundai di ajang Liga Champions Asia. Trofi pertama Liga Champions Asia diraih Ulsan pada musim 2012.

Sementara itu, bagi Persepolis, ini adalah kegagalan kedua kalinya di ajang Liga Champions Asia. Mereka juga keok saat tampil di partai final Liga Champions Asia dua tahun silam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya