Berita

Presiden Mcaron dalam video yang direkamnya sendiri di akun Twitter mengatakan dia lalai dan terserang Covid-19/Repro

Dunia

Macron: Nasib Buruk Dan Kelalaian Jadi Penyebab Saya Terkena Covid-19

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan bahwa nasib buruk dan kelalaian adalah penyebab utama dirinya terinfeksi.

Pernyataan itu keluar dua hari setelah ia dinyatakan positif terkena virus corona. Dalam sebuah video yang diunggah pada Jumat (18/12) di media sosial miliknya, pemimpin Prancis berusia 42 tahun itu mengatakan
infeksinya itu menunjukkan bahwa virus benar-benar dapat menimpa semua orang.

"Saya melindungi diri dan sangat berhati-hati. Terlepas dari semua yang saya lakukan, saya (tetap) terjangkit virus ini. Mungkin, tidak diragukan lagi, saat kelalaian, saat sial juga," katanya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (19/20).

"Saya melindungi diri dan sangat berhati-hati. Terlepas dari semua yang saya lakukan, saya (tetap) terjangkit virus ini. Mungkin, tidak diragukan lagi, saat kelalaian, saat sial juga," katanya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (19/20).

Pengakuan itu datang di tengah kritik sejumlah pengamat tentang perilakunya yang kurang waspada, termasuk melakukan jabat jabat tangan jarak dekat hingga berulang kali melakukan makan bersama selama seminggu terakhir.

Video itu diambilnya sendiri dari retret presiden di Versailles, tempat dia diisolasi dengan gejala termasuk sakit kepala, kelelahan dan batuk kering. Macron terlihat santai dengan kaos berkerah turtleneck. Dalam video itu dia berjanji untuk memberikan update harian dan benar-benar transparan tentang perkembangan penyakitnya.

“Saya ingin meyakinkan Anda, saya baik-baik saja. Saya mengalami gejala yang sama seperti kemarin, terutama kelelahan, sakit kepala, batuk kering," katanya pelan.

"Saya bekerja dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat karena virus, tetapi saya akan terus fokus pada masalah prioritas tinggi, seperti penanganan epidemi kami, atau, misalnya, berkas Brexit," lanjut Macron.

Perdana Menteri Slovakia Igor Matovic, yang menghabiskan waktu bersama Macron di pertemuan puncak Uni Eropa minggu lalu, ikut dinyatakan positif terkena virus pada hari Jumat. Beberapa pemimpin lain yang hadir di KTT melaporkan hasil tes negatif, sementara beberapa tidak diuji dan yang lain belum mengumumkan hasil dari tes mereka.

Di Prancis, Macron menghadapi kritik atas tindakan yang dianggap memberi contoh buruk karena negara itu melihat peningkatan baru dalam kasus yang dikonfirmasi dan dokter memperingatkan keluarga untuk mengambil tindakan pencegahan musim liburan ini - terutama di meja makan.

Sementara Macron yang biasanya memakai masker dan mematuhi aturan jarak sosial, dan bersikeras bahwa strategi virusnya didorong oleh sains, telah tertangkap kamera dalam beberapa hari terakhir melanggar pedoman pengendalian virus Prancis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya