Berita

Mantan Staf Kantor Staf Presiden (KSP) Bambang Beathor Suryadi/Net

Politik

Saran Beathor Agar Bansos Selamat Dari Korupsi Dan Warga Sehat Bergizi

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 18:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Korupsi dana bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak krisis akibat pandemi Covid-19 di Kementerian Sosial tidak boleh terulang lagi.

Harus ada inovasi dalam pendistribusian dana bansos, untuk meminimalisasi peluang terjadinya korupsi.

Mantan Staf Kantor Staf Presiden (KSP) Bambang Beathor Suryadi menyarankan agar dana yang disiapkan untuk bansos dikirim langsung ke daerah. Kemudian, daerah yang memiliki data real warga yang terdampak bisa dengan cepat menyalurkan bantuan.  


“Agar dana bansos tidak dikorupsi oleh Kementerian, ada baiknya dana dikirim langsung ke kota dan kabupaten. Mereka yang paham jumlah orang miskin dan lokasinya,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (17/12).

Beathor yakin, vendor-vendor untuk bansos sudah hadir merata di semua lokasi. Bahkan penyaluran dengan metode ini bisa melibatkan UMKM.

Jika nanti ada margin dalam pengadaan biasa sembako, maka bisa digunakan untuk membeli barang-barang yang menunjang penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat.

“Masukan masker dan sanitizer ke dalam kantong bansos. Warga cukup gizi dan sehat serta selamat dari kasus korupsi,” demikian politisi PDIP itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya