Berita

Semprotan disinfektan Virusend/Net

Dunia

Disinfektan Militer Inggris Yang Mampu Bunuh 99,99 Persen Virus Corona Akan Siap Dipasarkan

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 17:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angkatan Darat Inggris membuat terobosan baru dengan mengembangkan semprotan disinfektan yang dapat membunuh 99,99 persen virus corona baru dalam satu menit.

Dilaporkan Daily Telegraph pada Rabu (16/12), disinfektan itu dinamai Virusend dan akan dijual untuk masyarakat umum dengan harga 7,99 pound sterling atau setara dengan Rp 153 ribu.

Sebanyak 50 ribu botol Virusend saat ini tengah dibagikan kepada anggota militer Inggris yang bekerja di stasiun pengujian virus corona.


Pengembangan Virusend sendiri dilakukan oleh Pritchard Spray Technology dengan menggunakan dana hibah militer dan pemerintah.

"Semprotan perintis ini akan mengubah cara kita memerangi (virus) ini dan semua pandemi di masa depan. Ini benar-benar kolaborasi unik yang menampilkan apa yang kami dapat capai," kata CEO Pritchard, Michael Pritchard.

Virusend menggunakan udara bertekanan daripada gas propelan yang mudah terbakar, dan sudah diujicobakan di Liverpool School of Tropical Medicine (LTSM).

Menurut Dr. Grant Hughes dari LTSM, terjadi penurunan signifikan pada virus setelah satu menit disinfekstan melakukan kontak.

Selain itu, Virusend juga digunakan di Leeds Teaching Hospitals NHS (National Health Service) yang digunakan oleh pasien virus corona, dan sayap lain termasuk ruang operasi.

"Jika uji klinis berhasil, kami berharap teknologi ini akan tersedia secara luas untuk membantu melindungi staf dan pasien kami," pungkas Direktur Koperasi MedTech Bedah Institut Penelitian Kesehatan Nasional, Prof. David Jayne.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya