Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Vaksin Hasil Kolaborasi Prancis-Austria Valneva Siap Uji Klinis Di Inggris

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 17:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan bioteknologi gabungan Prancis-Austria, Valneva, pada Rabu (16/12) mengatakan bahwa pihaknya akan memulai uji klinis terhadap kandidat vaksin Covid-19 buatan mereka di Inggris, di mana pemerintah telah memesan setidaknya 60 juta dosis.

Pengembang mengatakan uji coba fase 1 dan 2, akan melibatkan sekitar 150 orang dewasa yang sehat. Uji coba tersebut akan fokus pada keamanan obat dan kemampuan untuk menstimulasi respons kekebalan pada tiga dosis berbeda.

Didukung oleh Institut Kesehatan Nasional Inggris, tes ini akan dilakukan di beberapa lokasi di Inggris Raya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/12).


Valneva berharap dapat menentukan dosis optimal vaksin tersebut pada kuartal kedua tahun depan, menempatkannya di jalur persetujuan pada musim gugur - beberapa bulan lebih lambat dari ambisi sebelumnya, yakni pada pertengahan 2021.

Selain pesanan pasti untuk 60 juta dosis, Inggris memiliki opsi untuk membeli 130 juta lagi antara 2022 dan 2025 dalam kesepakatan senilai hingga 1,4 miliar euro (setara 1,7 miliar dolar AS).

Vaksin Valneva mengandung bentuk virus yang dinonaktifkan yang dapat memicu respons kekebalan dari tubuh tetapi tidak dapat membahayakan kesehatan, teknik yang sama digunakan dalam inokulasi yang ada untuk melawan ensefalitis Jepang.

Berbasis di Nantes di Prancis barat, Valneva mempekerjakan sekitar 500 orang di seluruh dunia dan sudah memiliki dua vaksin di pasaran, untuk Japanese ensefalitis dan kolera.

Ia memiliki vaksin lebih lanjut untuk melawan penyakit Lyme dalam uji coba fase 2 dan yang keempat, untuk virus chikungunya, pada fase 3.

Saat ini Valneva sudah terdaftar di pasar saham Paris dan bertujuan untuk mengamankan daftar New York tahun depan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya