Berita

Tanda untuk memakai masker di Frankfurt/Net

Dunia

Angka Kematian Mencapai Titik Tertinggi, Jerman Perketat Lagi Aturan Pembatasan Covid-19

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angka kematian karena kasus virus corona di Jerman melonjak tinggi hingga mencapai angka 952 dalam satu hari. Pada Rabu (16/12) waktu setempat, otoritas kesehatan negara itu mengeluarkan aturan ketat di tengah kekhawatiran virus akan semakin meluas seiring datangnya masa liburan.

Ketakutan itu sudah dirasakan oleh para pemimpin Jerman sejak beberapa minggu lalu. Kanselir Angela Merkel dan 16 gubernur negara bagian pada Selasa mengumumkan penutupan ketat secepatnya hingga 10 Januari.

Toko-toko dan sekolah kembali ditutup mulai Rabu (16/12) dalam pengetatan pra-Natal setelah penguncian parsial pada November. Penguncian pada November itu, yang menutup bar dan restoran, ternyata tetap saja gagal menahan gelombang kedua pandemi.


Dibanding negara lainnya di Eropa, Jerman lebih berhasil dalam mengendalikan virus corona pada gelombang pertama di musim semi.

Merkel mengatakan kepada anggota parlemen bahwa dia khawatir dengan tren virus corona dan memperingatkan mereka bahwa Januari dan Februari akan menjadi bulan-bulan yang sangat sulit.

Ia mengatakan, negara sedang menunggu persetujuan peraturan untuk vaksin yang sebagian dikembangkan di Jerman.

Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan Jerman harus mulai memberikan suntikan virus corona 24 hingga 72 jam setelah vaksin oleh BioNTech dan Pfizer mendapat persetujuan UE dan dapat dimulai segera setelah Natal. Otoritas Eropa diperkirakan akan menyetujui vaksin tersebut minggu depan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya