Berita

Sekretaris Nasional dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Eduardo Año dan Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Atty. Naguib Sinarimbo memimpin upacara penandatanganan dokumen pengalihan pengawasan Kota Cotabato ke BARMM.Al-Hajj Murad Ebrahim/Net

Dunia

Bangsamoro Resmi Ambil Alih Kendali Pemerintahan Cotabato

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hampir dua tahun setelah referendum yang diadakan di Filipina selatan, pemerintah otonom Bangsamoro akhirnya resmi mengambil alih pemerintahan Kota Cotabato pada Selasa (15/12) waktu setempat.

Sekretaris Nasional dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Eduardo Año dan Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Atty Naguib Sinarimbo memimpin upacara penandatanganan dokumen pengalihan pengawasan Kota Cotabato ke BARMM.Al-Hajj Murad Ebrahim, seperti dikutip dari laman resmi pemerintah Bangsamoro. 

Al-Hajj Murad Ebrahim, Menteri Kepala Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM), mengatakan pemerintahnya "senang dan terhormat menerima tanggung jawab mengawasi Kota Cotabato dan 63 barangays dari Cotabato Utara sebagai bagian dari BARMM." 


arangay adalah divisi administratif terkecil di Filipina dan berhubungan dengan desa, distrik, atau lingkungan.

Sinarimbo berkomitmen untuk menerapkan undang-undang tersebut dan memberikan bantuan teknis yang diperlukan untuk memastikan bahwa semua unit pemerintah daerah BARMM dapat mengoptimalkan kinerjanya.

"Kami menyambut baik Kota Cotabato dan 63 barangay dari Cotabato Utara ke Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao," kata Sinarimbo.

Pernyataan resmi mengatakan, upacara itu diadakan di Kompleks Budaya Shariff Kabunsuan di dalam Pusat Pemerintahan Bangsamoro di Kota Cotabato.

Sinarimbo menandatangani dokumen pengambilalihan tersebut bersama dengan Sekretaris Pemerintah Daerah Eduardo Ano.

Referendum bersejarah diadakan pada 21 Januari dan 6 Februari tahun lalu di Mindanao selatan, hasilnya memberikan otonomi kepada Muslim Moro.

Pada 26 Februari, Ebrahim mengambil jabatannya dari gubernur daerah pemerintah pusat dalam sebuah upacara resmi. Dia ditunjuk oleh Presiden Duterte untuk mengelola Otoritas Transisi Bangsamoro hingga 2022.

Dengan otonomi komprehensif, umat Islam akan bebas dalam urusan internal mereka, mampu mendirikan dan mengelola peradilan Islam di dalam yurisdiksi mereka dan mengelola perairan di sekitarnya bersama-sama dengan pemerintah pusat.

Mereka juga akan terikat dengan Filipina dalam kebijakan luar negeri, meskipun dengan beberapa fleksibilitas.

Selain itu, mantan pejuang Front Pembebasan Nasional Moro, serta mereka dari Front Pembebasan Islam Moro akan memenuhi syarat untuk bergabung dengan angkatan bersenjata resmi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya