Berita

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Ulil Abshar Abdala/Net

Politik

Ulil Abshar: Menjaga Jokowi Yang Terbaik Adalah Dengan Mengkritik Kebijakannya Yang Salah

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Ulil Abshar Abdala menilai bahwa Presiden Joko Widodo memang perlu dijaga. Hanya saja, dia memiliki pandangan yang berbeda tentang menjaga seorang presiden.

Baginya, penjagaan terbaik adalah dengan mengkritik kebijakan yang keliru.

“Menjaga Pak Jokowi yang terbaik adalah dengan mengkritik kebijakan-kebijakannya yang salah dan kurang tepat,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (16/12).


Menurutnya, aksi para pendengung di media sosial atau buzzer kurang tepat. Di mana mereka melakukan pembelaan dan "apologetisme" yang berlebihan.

Bagi Ulil, kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan vaksin amat layak dikritik.

“Karena banyak bolong-bolongnya,” tuturnya.

Kepada para buzzer pemerintah, Ulil juga menegaskan bahwa dirinya bukan lagi kader Partai Demokrat. Artinya, kritik yang disampaikan ke pemerintah tidak berkaitan dengan afiliasi kepartaian.

“Mengkritik pemerintah tidak mensyaratkan afiliasi kepartaian. Walau saya kritis pada pemerintah, saya tetap anti dan tidak sepakat pada FPI dan kelompok-kelompok Islam kanan,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya