Berita

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis/Net

Dunia

Yunani Lipat Gandakan Anggaran Pertahanannya, Jadi Rp 94,7 Triliun

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Yunani meningkatkan anggaran militer sebanyak lebih dari dua kali lipat dari angka sebelumnya.  

Setelah melakukan perdebatan sengit selama lima hari, parlemen Yunani akhirnya telah menyetujui keputusan pemerintah untuk meningkatkan anggaran militer pada Selasa malam (15/12).

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan anggaran pertahanan sebesar 57 persen dibandingkan 2019 pada 2021.


Dengan begitu, anggaran pertahanan Yunani diproyeksikan mencapai sekitar 5,5 miliar euro atau setara dengan Rp 94,7 triliun (Rp 17.200/euro).

Dikutip dari Anadolu Agency, Yunani telah menghabiskan 2,3 persen dari PDB-nya untuk pertahanan pada 2019.

Dalam pemungutan suara, sekitar 189 anggota parlemen memberikan dukungan kepada pemerintah, 16 menentang, dan 95 lainnya abstain.

Mitsotakis mengatakan pemerintah akan menandatangani kesepakatan dengan Prancis untuk pembelian 18 jet tempur Rafale buatan Dassault dalam beberapa hari mendatang.

"Belum pernah sebelumnya program militer yang begitu kompleks dan penting dilakukan dengan begitu cepat dan efisien," ujar Mitsotakis.

Ia juga mengatakan, pemerintah ingin mendapatkan fregat, helikopter, drone, meningkatkan armada F-16, serta merekrut 15 ribu personel tambahan.

Peningkatan anggaran pertahanan itu dikecam oleh pemimpin partai sayap kiri Syriza, Alexis Tsipras.

“Jika ada satu kata yang menggambarkan rancangan anggaran 2021 dan pengelolaan pemerintah atas semua isu kritis, itu adalah 'gagal'," ucap dia.

Peningkatan anggaran pertahanan Yunani sendiri terjadi ketika ia tengah berselisih dengan Turki atas sengketa wilayah Mediterania.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya