Berita

Penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner/Net

Dunia

Tindak Lanjut Normalisasi, Penasihat Senior Gedung Putih Akan Kunjungi Israel Dan Maroko Pekan Depan

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner, akan memimpin delegasi AS ke Israel dan Maroko pekan depan untuk membahas kesepakatan normalisasi yang dicapai kedua negara Timur Tengah itu.

Delegasi AS dan Israel bersama-sama akan melakukan penerbangan komersial langsung pertama dari Tel Aviv ke Rabat sebagai tanda kemajuan setelah kesepakatan Israel-Maroko yang dibantu oleh Kushner, kata seorang pejabat yang disebutkan namanya itu kepada Reuters, Selasa (15/12).

El Al diperkirakan akan menjadi pesawat untuk penerbangan langsung pertama dari Tel Aviv ke Rabat yang akan diambil oleh tim Kushner dan delegasi yang dipimpin oleh penasihat keamanan nasional Israel Meir Ben-Shabbat.


“Kushner, utusan Timur Tengah Avi Berkowitz dan Adam Boehler, kepala eksekutif Perusahaan Keuangan Pembangunan Internasional AS, akan tiba di Israel pada hari Senin (21/12),” ungkap pejabat itu.

Selama di Yerusalem, Kushner, yang merupakan menantu Presiden AS Donald Trump, akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam wawancara langsung di Radio Angkatan Darat Israel, Menteri Transportasi Miri Regev ditanyai tentang berita perjalanan Kushner.

“Saya sangat bangga kakek dan nenek kami dapat mengunjungi Maroko saat masih hidup. Ini adalah perdamaian,” kata Regev, yang merupakan keturunan imigran Yahudi Maroko ke Israel.

Normalisasi hubungan Israel-Maroko menjadi kesepakatan keempat yang dibantu dan ditengahi oleh Amerika Serikat, menyusul perjanjian serupa antara Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain dan Sudan.

Kushner dan timnya masih mengadakan pembicaraan dengan negara-negara lain dari dunia Arab dan Muslim lainnya, dan berharap untuk menyegel setidaknya satu kesepakatan lagi sebelum Trump meninggalkan jabatannya pada 20 Januari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya