Berita

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo/Net

Politik

Tidak Etis Jika Prabowo Mengajukan Nama Pengganti Edhy

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Gerindra dinilai sudah tidak etis jika ikut mengajukan nama menteri untuk mengganti pos yang sebelumnya dihuni kader mereka, Edhy Prabowo.

Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasiona LPPC19-PEN, Arief Poyuono mengingat Edhy Prabowo yang diusung dari Gerindra tersandung kasus korupsi.

Sementara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto adalah rival dari Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 lalu.


“Perlu dicatat ya, menurut saya sudah tidak etis lagi kalau Gerindra atau Prabowo mengajukan nama penganti Edi Prabowo di kabinet,” tegasnya kepada redaksi, Selasa (15/12).

Arief menyarankan kepada Prabowo dan Gerindra untuk legowo. Mereka harus mau menyerahkan jatah kursi pengganti Edhy kepada Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi, sambungnya, tentu akan sangat jeli dalam menempatkan seorang menteri untuk membantu pemerintahannya.

“Dia perlu pembantu yang mau bekerja profesional dan mau pasang badan untuk beliau dan tidak dua kaki,” demikian Arief Poyuono.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya