Berita

Anggota BSBI, M. Edhie Purnawan dalam webinar Infobank pada Selasa, 15 Desember 2020/RMOL

Bisnis

Bangun Ekosistem Keuangan Digital, BI Akan Buat Sistem Pembayaran Terintegrasi

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 14:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keuangan digital terus berkembang pesat, terlebih di tengah pandemi Covid-19 di mana orang-orang dipaksa menggunakan alternatif teknologi.

Indonesia sendiri memiliki potensi yang sangat besar karena pengguna internet terus bertambah setiap harinya. Data menunjukkan, pengguna internet aktif di Indonesia pada 2019 sebesar 152 juta, naik dari 92 juta pada 2015.

Ekonom sekaligus anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI), M. Edhie Purnawan menuturkan besarnya potensi dan perkembangan yang dimiliki oleh Indonesia telah meningkatkan inklusi keuangan.


Berbicara dalam webinar Infobank bertajuk "Membangun Ekosistem Keuangan Digital" pada Selasa (15/12), Edhie mengatakan Bank Indonesia (BI) pun sudah memiliki cetak biru terkait pembangunan ekosistem ekonomi digital.

"Beberapa bank sentral, termasuk Bank Indonesia sudah merencanakan blue print sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital," kata Edhie.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan oleh BI, menurut Edhie adalah pembangunan sistem pembayaran terintegrasi.

Ia menjelaskan, perkembangan fintech di Indonesia luar biasa, dengan nilai 1 hingga 10 miliar dolar AS. Untuk itu, BI memerlukan sistem pembayaran integrasi untuk melakukan pengawalan.

"Maka dari itu integrasi sangat penting. Ekosistemnya dikawal oleh berbagai macam lembaga, termasuk di dalamnya adalah lembaga keuangan sentral," jelasnya.

Terkait dengan fintech sistem pembayaran sendiri, kata Edhie, diawasi oleh BI. Sementara fintech non-sistem pembayaran akan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya