Berita

Markas PBB di New York, Amerika Serikat/Net

Dunia

PBB Sahkan Resolusi Ketahanan Kesehatan Global Inisiasi Indonesia

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 11:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan resolusi terkait kesehatan global yang diinisiasi oleh Indonesia.

Resolusi bernama "Global Health and Foreign Policy: Strengthening Health System Resilience through Affordable Healthcare for All" itu didukung oleh 181 negara anggota di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Senin (14/12).

Resolusi itu menekankan pentingnya layanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau untuk memperkuat sistem ketahanan kesehatan.


Bersama dengan Afrika Selatan, Brasil, Norwegia, Prancis, Senegal, dan Thailand, inisiasi Indonesia itu adalah tindak lanjut dari pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-75 terkait pentingnya kolaborasi global menangani pandemi.

Saat mempresentasikan resolusi tersebut, Wakil Tetap RI di PBB, Dubes Triansyah Djani menyampaikan bahwa dukungan berbagai negara atas inisiatif Indonesia ini tidak terlepas dari peran aktif diplomasi multilateral Indonesia di bidang kesehatan, termasuk upaya Indonesia mendorong kerja sama negara-negara dalam mengatasi Covid-19.

Mengingat dampak pandemi yang sangat luas, resolusi juga meminta negara-negara anggota PBB memonitor dampak pandemi terhadap rantai produksi global, dan menegaskan kembali pentingnya kerja sama dengan WHO dalam mengatasi pandemi.

"Resolusi ini adalah bukti nyata kiprah Indonesia dalam memperjuangkan solidaritas global terkait kerja sama kesehatan, khususnya di masa pandemi Covid-19," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri pada Selasa (15/12).

"Hal ini juga merupakan terobosan penting karena akses dan layanan kesehatan yang terjangkau menjadi perhatian semua pihak," lanjutnya.

Retno menambahkan, resolusi itu juga sejalan dengan peran Indonesia sebagai Ketua Global Health and Foreign Policy Initiative 2020 yang aktif mendukung upaya global mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Global Health and Foreign Policy Initiative sendiri beranggotakan tujuh negara, yaitu Afrika Selatan, Brazil, Indonesia, Norwegia, Prancis, Senegal, dan Thailand.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya