Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik/Net

Nusantara

Anggota DPRD WO Karena Ingin Suara Fraksi PSI Sejalan Suara Partai

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak ada yang perencanaan khusus dari seluruh anggota DPRD untuk melakukan aksi walkout (WO) saat Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD DKI.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik memastikan bahwa kejadian itu murni merupakan aksi spontanitas.

"Spontan saja semua keluar," ujarnya seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jakarta, Selasa (15/12).


Menurutnya aksi WO merupakan bagian dari koreksi anggota DPRD DKI untuk PSI yang baru masuk Kebon Sirih di periode ini. Bahwa fraksi yang ada merupakan kepanjangan tangan dari partai.

“Jadi mestinya suara fraksi adalah suara partai. Jangan fraksinya bersuara A kemudian partainya bersuara B," kata Taufik.

Seluruh legislator Kebon Sirih dari delapan fraksi keluar ruangan rapat saat Idris Ahmad membacakan pandangan fraksinya terhadap rancangan Perda nomor 14 tahun 2014 tentang RDTR dan Rencana Zonasi, Senin (14/12)

Bangku seluruh anggota DPRD DKI kosong saat Idrus membacakan pandangan fraksinya.

Aksi dewan keluar ruang rapat bentuk keberatan mereka setelah Fraksi PSI mengumumkan penolakan kenaikan tunjangan dewan tahun depan saat akhir pembahasan.

Padahal selama rapat rencana kerja tahunan DPRD, Fraksi PSI menyetujui kenaikan anggaran tersebut.

"Akhirnya mana yang dipegang. Ini kan bagian dari koreksi aturannya begitu. Aturannya adalah fraksi perpanjangan tangan partai," ujar politisi Gerindra ini.

Menurut dia, sejauh ini PSI DKI tidak memahami konteks fraksi di DPRD yang merupakan kepanjangan tangan partai.

Artinya suara fraksi merupakan suara partai. Namun penolakan anggota Fraksi PSI terhadap usulan kenaikan tunjangan kemarin atas instruksi partai.

"Suara yang dikeluarkan fraksi di lingkungan dewan, itu seharusnya menjadi suara partai. Kan ini beda," ujar Taufik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya