Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kinerja Perdagangan Jadi Sinyal Positif Bagi Ekonomi Indonesia 2021

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 19:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kinerja perdagangan yang surplus pada kuartal I di tengah kondisi pandemi Covid-19, mengindikasikan kegiatan dunia usaha  mulai membaik pada triwulan III 2020.

Ini menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik pada 2021.

Seperti terlihat dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan III 2020 sebesar -5,97%, membaik dari -35,75% pada triwulan II 2020.


Kemudian, kinerja sektor Industri Pengolahan pada triwulan III 2020 juga terindikasi membaik, meski masih berada dalam fase kontraksi.

"Hal tersebut tercermin dari Prompt Manufacturing IndexBank Indonesia (PMI-BI) sebesar 44,91%, naik dari 28,55% pada triwulan II 2020. Meski masih di bawah 52,04% pada triwulan III 2019," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi, melalui keterangannya, Senin (14/12).

Ditambahkan Bin Firman, perbaikan telah dilakukan pada seluruh komponen pembentuk PMI-BI. Di mana indeks tertinggi pada volume pesanan barang input sejalan dengan implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang mendorong permintaan dan kemudahan distribusi.

Secara sektoral, lanjut Bin Firman, seluruh subsektor mencatat perbaikan pada triwulan III 2020. Dengan indeks PMI-BI tertinggi dicatatkan subsektor semen dan barang galian nonlogam. Diikuti subsektor industri makanan, minuman, dan tembakau

"Kinerja perdagangan yang surplus dan kinerja (positif) di sektor Industri Pengolahan menjadikan optimisme ketahanan eksternal yang baik di tahun 2021. Atas kondisi tersebut neraca berjalan terhadap PDB pada tahun 2021 dapat dijaga berada di kisaran rendah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya