Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Untuk Pertama Kalinya Pemimpin Hong Kong Tunda Kasih Laporan Tahunan Ke Xi Jinping

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 13:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perjalanan rutin tahunan pemimpin Hong Kong Carrie Lam ke Beijing dilaporkan telah mengalami penundaan. Krisis Covid-19 lokal dan jadwal sibuk pejabat tinggi negara disebut jadi alasan penundaan tersebut.  

Sejak menjabat pada tahun 2017, kepala eksekutif telah melakukan perjalanan rutin ke ibu kota setiap tahun sebelum 16 Desember untuk memberi laporan tentang kondisi sosial, ekonomi dan politik terbaru Hong Kong kepada Presiden Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqiang dan para pemimpin senior lainnya.

Dilaporkan SCMP, Senin (14/12), pemerintah biasanya mengumumkan perjalanan tersebut beberapa hari sebelumnya, tetapi sejauh ini, belum ada rincian yang bisa diungkapkan.


Sebuah sumber mengatakan perjalanan Lam telah ditunda karena gelombang infeksi virus corona terbaru. Yang lain mengatakan dia awalnya diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Beijing sebelum 19 Desember, tetapi sumber tersebut menambahkan rincian kunjungan tugasnya telah menjadi 'misteri'.

Sumber ketiga mengatakan tanggal perjalanan "belum diputuskan", sementara orang dalam yang terpisah melaporkan bahwa Lam akan menghadiri pertemuan mingguan kabinet de facto pada hari Selasa (15/12) mengingat perubahan pada rencana perjalanannya di Beijing.

"Dia akan melewatkan pertemuan Dewan Eksekutif, sesuai dengan jadwal aslinya, tetapi sekarang dia akan muncul," kata orang dalam itu, dikutip dari SCMP.

Ditanya apakah Lam tinggal di Hong Kong karena situasi epidemi, salah satu sumber mengatakan mungkin ada alasan lain yang disembunyikan.

“Situasi di Hong Kong tetap stabil pada angka dua digit yang tinggi. Mungkin karena dia perlu mengakomodasi jadwal para pemimpin di Beijing," kata sumber itu.

Jika perjalanan Lam ditunda hingga tahun depan, ini akan menjadi yang pertama bagi seorang kepala eksekutif tidak melakukan perjalanan ke Beijing untuk kunjungan tugasnya pada bulan Desember, sejak Hong Kong kembali ke pemerintahan China pada tahun 1997.

Lam terakhir kali mengunjungi Beijing pada November lalu, ketika dia bertemu Wakil Perdana Menteri Han Zheng dan beberapa menteri untuk membahas kebijakan untuk menghidupkan kembali ekonomi kota yang dilanda virus corona.  

Hong Kong mencatat 95 infeksi virus corona pada hari Minggu, menjadikan total 7.541 kasus yang dikonfirmasi, dengan 117 kematian terkait.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya