Berita

Politisi PKS dari Aceh. M. Nasir Djamil/Net

Politik

Yakin Habib Rizieq Tidak Lari, Nasir Djamil Siap Jadi Penjamin

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 10:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pihak yang bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan untuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab terus bertambah.

Setelah Sekretaris DPP PKS Aboe Bakar Alhabsy dan Waketum Gerindra Habiburokhman, kini politisi PKS dari Aceh. M. Nasir Djamil juga menyatakan kesiapan.

Dia bahkan mengaku segera berkirim surat perihal tersebut ke Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran.


Nasir memastikan bahwa dirinya telah melakukan pertimbangan matang atas langkah tersebut. Khususnya pertimbangan masalah hukum dan kemanusiaan.

“Alasan hukumnya, saya yakin habib tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Alasan kemanusiaannya bahwa HRS memiliki keluarga,” ucap Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/12).

Selain dua faktor tersebut, Nasir Djamil juga mempertimbangkan faktor kesehatan serta kondisi sosiologis masyarakat jika Habib Rizieq harus ditahan di Mapolda Metro Jaya.

“Alasan sosiologisnya agar suasana kondusif dapat diwujudkan karena dikhawatirkan ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh suasana dan kepentingan di luar hukum agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” katanya.

Anggota Komisi II DPR RI ini mengatakan penangguhan penahanan yang diberikan olehnya untuk Habib Rizieq semata-mata untuk memberikan solidaritas antar sesama anggota dewan yang juga turut memberikan penangguhan penahanan kepada sang habib.

“Dan juga agar Presiden Jokowi lebih fokus mengatasi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” tandasnya.

Nasir Djamil juga pernah melakukan pemberian jaminan penangguhan saat Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto sebagai pimpinan KPK ditahan polisi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya