Berita

Lemari pendingin vaksin Covid-19 Pfizer/Net

Dunia

AS Mulai Distribusi Tiga Juta Vaksin Pfizer Ke Seluruh Negara Bagian

MINGGU, 13 DESEMBER 2020 | 10:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) sudah mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech setelah izin penggunaan daruratnya disetujui oleh Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA).

Menurut pejabat pemerintah, vaksin Covid-19 akan tiba di negara bagian pada Senin pagi (14/12).

Jenderal Angkatan Darat Gustave Perna yang merupakan bagian dari Operation Warp Speed mengungkap, truk-truk pengirim vaksin Covid-19 dari kantor pos dan FedEx mulai dikerahkan pada Minggu pagi (13/12).


Dikutip dari Associated Press, vaksin-vaksin itu akan dikirim ke 150 pusat distribusi di seluruh negara bagian. Sebanyak 425 pusat distribusi akan ditambahkan pada Selasa (15/12) dan 66 lainnya pada Rabu (16/12).

Dalam sebuah konferensi pers, Perna membandingkan distribusi vaksin Covid-19 dengan serangan militer AS dalam Perang Dunia II atau D-Day.

"D-Day adalah awal dari akhir dan di situlah kita sekarang," ujar dia.

Distribusi vaksin Covid-19 Pfizer memang menjadi tantangan tersendiri mengingat vaksin itu harus disimpan pada suhu yang sangat rendah, yaitu -70 derajat Celcius.

Saat ini Pfizer telah mengembangkan kontainer pengiriman menggunakan es kering dan sensor berkemampuan GPS yang memungkinkan perusahaan melacak setiap pengiriman dan memastikan vaksin tetap terlindungi.

Untuk tahap awal, Perna mengatakan, ada sekitar 3 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikirim ke seluruh negeri untuk segera melakukan vaksinasi.

Meski begitu, belum diketahui siapa yang akan mendapatkan suntikan pertama dari vaksin tersebut. Perna sendiri menyebut otoritas kesehatan yang akan memutuskan prioritas.

Jaringan 12 rumah sakit yang berbasis di Portland, MaineHealth, mengungkap, pihaknya akan melakukan vaksinasi tahap awal kepada 2.000 dokter, perawat, dan kelompok berisiko lainnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya