Berita

Aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti/Net

Politik

Haris Rusly Moti: Dangkalnya Pemahaman Masalah Bisa Percepat Negara Bubar Berantakan

MINGGU, 13 DESEMBER 2020 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bubar bukan merupakan hal mustahil terjadi untuk negara Indonesia. Sikap pemimpin negara menjadi salah satu tolak ukur ancaman tersebut bisa terjadi.

Begitu kira-kira yang hendak disampaikan aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (13/12).

Dalam kicauan itu, dia menyebut bahwa kesalahan pemerintah dalam menghadapi masalah yang terjadi bisa mempercepat negara bubar.


“Sobat, dangkalnya pemahaman penyelenggara negara atas masalah yg sedang dihadapi, serta tak bijaksananya pemimpin negara dalam membuat putusan, mempercepat negara ini bubar berantakan,” tegasnya.

Ancaman tersebut sebenarnya bisa ditangkal secara dini. Caranya dengan memilih seorang pemimpin yang merupakan sosok petarung.  

“Memang, presiden itu harus lahir dari pertarungan, bukan lahir dari pencitraan gorong-gorong,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya