Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Politik Uang Masih Merajalela, Politikus Nasdem: Dosa Besar Pengawas Pemilu

MINGGU, 13 DESEMBER 2020 | 03:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) harus menjadi generasi cerdas dan lebih kritis dalam mengawasi dinamika perpolitikan di Kabupaten Cirebon.

Demikian dikatakan Ketua Dewan Pembina DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon, Sukaryadi, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (12/12)

Mantan Ketua BK DPRD ini menilai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Panwaslu Kecamatan memiliki tugas yang sangat berat dalam mengawal dan tegaknya demokrasi di Kabupaten Cirebon.


“Kami mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Cirebon yang telah melakukan penguatan kader pangawas agar melahirkan pemilih cerdas,“ kata Sukaryadi.

Sukaryadi mewanti-wanti, Bawaslu dan Panwaslu jangan sekadar berteori, sementara di lapangan penegakan hukum masih jauh dari harapan.

Berkaca dari pelaksanaan Pilkada tahun ini, Sukaryadi menilai pengawas pemilu telah melakukan dosa besar.

“Sebelum hari tenang, Bawaslu dan Panwaslu begitu tegasnya melakukan tahapan rambu-rambu kampanye. Tapi di hari tenang dosa besar di lakukan. Panwaslu Kecamatan membiarkan money politics merajalela secara terang terangan,” tutur Mantan Ketua DPD Nasdem Cirebon tersebut.

“Kami sangat berharap Bawaslu dan seluruh Panwaslu yang ada di Kabupaten Cirebon tidak ragu dalam penegakan hukum serta tidak pandang bulu pada para calon yang melakukan politik uang, harus diberikan sangsi administratif juga pidananya,“ lanjutnya.

Dia juga mengingatkan Bawaslu dan Panwaslu memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi yang berkualitas, serta memberantas praktik politik uang yang kini merajalela di tengah masyarakat.

“Jangan sampai lahir masyarakat pemilih yang bodoh, tanpa uang tidak mau datang ke TPS,“ demikian Sukaryadi.

Terpisah, salah seorang peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), Windy Nurohmanto (24) mengatakan sebelum menjadi siswa (Peserta) Sekolah Kader Pengawas Partisipatif yang digelar Bawaslu Kabupaten Cirebon, dirinya tidak memahami bagaimana melakukan pelaporan pada Bawaslu jika terjadi pelanggaran dalam Pemilu/Pilkada.

“Kami alumni SKPP akan berperan aktif mengedukasi masyarakat khususnya para pemilih pemula di Kabupaten Cirebon yang rawan dicurangi dalam gelaran pesta demokrasi (Pemilu/Pilkda), “ kata Windy

Mahasiswa Universitas Gunung Jati Cirebon tersebut mengakui di Kabupaten Cirebon masih banyak terjadi pelanggaran, khususnya praktik politik uang masih merajalela ditengah gelaran pesta demokrasi.

“Kami akan lebih aktif berpartisipisasi dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada, kami akan membantu Bawaslu dalam menjaga demokrasi," tutup Windy.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya