Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Hukum

Munarman: Pesan HRS, Pemeriksaanya Jangan Jadi Pengalihan Isu Penembakan 6 Laskar FPI

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyampaikan pesan Habib Rizieq, bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya ini jangan sampai menjadi pengalihan isu kasus penembakan terhadap enam orang laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin dini hari (7/12).

"Habib pesen, pemeriksaan Habib ini jangan sampai mengalihkan isu pembunuhan enam laskar FPI," kata Munarman di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/12).

Untu itu, sambung dia, karena kasus penembakan enam laskar FPI ini Komnas HAM sebagai leading sektornya maka ia meminta agar lembaga negara yang memperjuangkan HAM itu untuk segera meningkatkan pemantauan kasus tewasnya enam laskar FPI dari pemantauan menjadi penyelidikan.


Terkait dengan jalanya pemeriksaan, kata Munarman, sejauh ini penyidik baru mengajukan 10 pertanyaan kepada Habib Rizieq Shihab. Dimana 10 pertanyaan itu masih seputar pembukaan dan belum masuk ke dalam subtansi pemeriksaan termasuk pasal-pasal yang dituduhkan.

"Baru tahap awal belum masuk ke substansi pemeriksaan dengan pasal yang dituduhkan, belum, baru tahap awal (seputar) identitas, domisili, kira-kira itu," pungkasnya.

Polda Metro Jawa menetapkan 6 orang tersangka terkait kasus kerumunan massa di acara pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Penetapan tersangka ini turut menyerat beberapa nama besar.

Penetapan tersangka ini berdasarkan hasil gelar perkara pada 8 Desember 2020. Dalam kasus ini Habib Rizieq disangkakan dengan pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP. Sedangkan 5 tersangka lainnya dijerat Pasal 93 UU 6/2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya