Berita

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab/Repro

Politik

Khawatir Disusupi Provokator, Habib Rizieq Larang Pengikutnya Ikut Kawal Ke Polda Metro Jaya

SABTU, 12 DESEMBER 2020 | 02:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq melarang jemaahnya untuk mengawal kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan dalam status tersangka kerumunan.

Hal tersebut disampaikah Habib Rizieq semata-mata untuk menghormati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Tolong jangan buat kerumunan karena kita sudah punya komitmen bagaimana menjaga protokol kesehatan dengan semua komponen anak bangsa yang ada untuk mengatasi pandemi," kata Habib Rizieq yang disampaikan melalui video, Jumat malam (11/12).


Ia berharap, masyarakat tetap berada di rumah masing-masing dan mendoakannya tanpa harus melakukan pengawalan ke Polda Metro.

Nantinya, ia akan hadir di Polda Metro Jaya Sabtu pagi (12/12) bersama beberapa pengacaranya. Tak hanya itu, ia juga berharap kepada pihak kepolisian untuk tidak mengerahkan pasukan secara berlebihan.

Sebab dikhawatirkan, pengawalan secara berlebihan oleh polisi justru dikhawatirkan akan mengundang perhatian publik. Ujungnya, protokol kesehatan tak akan berjalan maksimal.

"Pengawalan berlebihan akan mengundang perhatian, kerumunan bahkan bisa memberi kesempatan kepada pihak ketiga, provokator membuat kegaduhan," urainya.

"Tidak usah khawatir, saya pegang komitmen. Insya Allah Sabtu pagi saya akan hadir bersama para pengacara saya," demikian Habib Rizieq.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya