Berita

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

Satgas Covid-19: Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Pilkada Di Atas 90 Persen

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 10:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sistem monitoring Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) untuk perubahan perilaku masyarakat di masa pandemi berhasil merekam tingkat kepatuhan masyarakat saat penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menerangkan, pihaknya mendapatkan hasil yang baik dari pemantauan tingkat kepatuhan masyarkat pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Rata-rata kepatuhan individu memakai masker di area TPS sebesar 95,96 persen. Sedangkan rata-rata kepatuhan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan sebesar 90,71 persen," ujar Wiku dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (11/12).


Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 ini mengungkapkan, pemantauan sistem monitoring BLC Perubahan Perilaku itu dilakukan di 32 provinsi yang melingkupi 309 kabupaten/kota yang melaksanakan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020.

Namun begitu, Wiku menyebutkan sebanyak 178.039 orang mendapat sanksi dari petugas berupa teguran. Mereka diduga abai dalam menegakan protokol kesehatan.

Selalin kepatuhan masyarakat, Satgas Penanganan Covid-19 juga memantau kepatuhan penyelenggara Pilkada. Beberapa hal yang diperhatikan ialah mengenai kesediaan fasilitas cuci tangan dan disinfektan.

Namun terkait petugas pengawas penerapan protokol kesehatan, masih ditemukan penerapan displin protokol kesehatan rendah. Di mana, persentasenya berada di bawah 50 persen.

"Hal ini sangat disayangkan, terlebih mengingat tingginya kepatuhan pemilih saat pilkada," sambung Wiku.

Oleh karena itu, pemantauan penyelenggaraan Pilkada akan terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 hingga pengumuman resmi hasil rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Oleh karena itu, saya meminta kepada Satgas di daerah untuk terus melakukan penegakan disiplin secara konsisten dan tanpa pandang bulu kepada masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Khususnya pada rangkaian pilkada serentak yang masih berlangsung," demikian Wiku Adisasmito.

Terkait pemantauan kepatuhan protokol kesehatan melalui sistem monitoring BLC, Satgas Penanganan Covid-19 sudah melakukan sejak dua bulan terakhir.

Monitoring BLC Perubahan Perilaku diberlakukan kepada 164,5 juta jiwa dengan 42,4 juta titik pemantauan yang tersebar di 512 kabupaten/kota dan 34 provinsi.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya