Berita

Ketua Tim Pemenangan Bedas Cucun Ahmad Syamsurijal/RMOL

Nusantara

Kemenangan Bedas Mutlak, Cucun A. Syamsurijal Instruksikan Kader Kawal Suara Di KPU

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 01:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kemenangan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Bedas) tak terbendung.

Berdasarkan data yang masuk dari saksi-saksi pasangan nomor urut 3 di tempat pemungutan suara (TPS) diketahui pasangan Bedas berhasil meraih  926.595 suara atau sekitar 55,73 persen dari suara sah.

“Hingga Kamis pukul 17.00 WIB suara dari 6.874 TPS telah masuk semua ke rekapitulasi tim kami. Perolehan suara suara Bedas cukup jauh memimpin dibandingkan dua pasangan lain,” ujar Ketua Tim Pemenangan Bedas Cucun Ahmad Syamsurijal, Kamis, (10/12).


Cucun mengungkapkan, dari data yang masuk diketahui jika pasangan nomor 1 Kurnia Agustina-Usman Sayogi mendapatkan 515.595 atau 31,01 persen dari suara sah.

Sedangkan pasangan nomor urut 2 Yena Masoem-Atep mendapatkan 220.433  atau 13,26 persen dari suara sah.

Perolehan suara kedua paslon tersebut jauh tertinggal dibandingkan dengan suara pasangan Bedas yang memperoleh hampir satu juta suara.

“Jadi kemenangan Bedas bisa dikatakan mutlak dalam Pilkada Bandung 2020,” katanya.

Keunggulan Bedas ini, lanjut Cucun juga bisa dilihat dari sebaran kemenangan baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan/desa.

Menurutnya dari 31 kecamatan, Bedas menguasai 30 kecamatan dan hanya kalah di satu kecamatan yakni Kecamatan Rancabali. Sedangkan di tingkat desa dari 280 Desa dan Kelurahan Pasangan Bedas bisa memenangkan suara di 245 desa dan hanya kalah di 35 desa.

“Dan dari 6874 TPS, pasangan Bedas bisa menang di 5.535 TPS, dan hanya kalah di 1.333 TPS, sedangkan suara sama di 6 TPS,” katanya.

Dia menginstruksikan seluruh tim pemenangan Bedas untuk mengawal suara Dadang-Sahrul hingga rapat penetapan pemenang oleh KPU Kabupaten Bandung.

“Jangan sampai satu suara pun sampai hilang dengan alasan apapun itu suara rakyat Kab. Bandung. Kemenangan Bedas sudah nyata, maka kita harus kawal hingga pasangan ini ditetapkan secara resmi oleh KPU sebagai bupati-wakil Bupati Bandung terpilih,” katanya.

Lebih jauh Cucun menegaskan jika kemenangan Bedas merupakan babak baru bagi perjalanan sejarah Kabupaten Bandung. Selama hampir 20 tahun bisa dikatakan pembangunan Bandung hanya didominasi oleh satu keluarga saja.

Namun masyarakat Bandung telah menunjukkan jika mereka menginginkan perubahan nyata dengan memilih pasangan Bedas yang nota bene adalah bukan bagian dari birokasi dan dinasti penguasa.

“Selamat datang anak kandung perubahan. Pasangan Bedas ternyata bisa meruntuhkan mitos bahwa dinasti atau keluarga incumbent akan mudah memenangkan pertarungan dalam Pilkada,” katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya