Berita

Prancis gunakan gerbong kereta api untuk bangsal rumah sakit/Net

Kesehatan

Meski Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Seseorang Harus Tetap menggunakan Masker Dan Menjaga Jarak Sosial

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 16:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah vaksin virus corona yang terbukti efektif telah mulai didistribusikan secara global sebagai upaya untuk membendung pandemi. Namun, kemudian muncul pertanyaan, bisakah berhenti memakai masker setelah disuntik vaksin Covid-19?

Jawabannya tidak. Untuk beberapa alasan, masker dan jarak sosial masih akan direkomendasikan untuk beberapa waktu setelah orang divaksinasi.

Untuk memulai, vaksin virus corona pertama membutuhkan dua suntikan. Misalnya untuk dosis kedua Pfizer diberikan tiga minggu setelah dosis pertama dan Moderna diberikan setelah empat minggu. Dan efek vaksinasi umumnya tidak langsung terasa.


Orang-orang diharapkan mendapatkan perlindungan dalam beberapa minggu setelah suntikan pertama. Tetapi perlindungan penuh mungkin tidak terjadi sampai beberapa minggu setelah suntikan kedua.

Belum juga diketahui apakah vaksin Pfizer dan Moderna mampu melindungi orang dari infeksi sepenuhnya, atau hanya dari gejala.

“Itu berarti orang yang divaksinasi mungkin masih bisa terinfeksi dan menularkan virus, meskipun kemungkinannya jauh lebih rendah,” kata Deborah Fuller, pakar vaksin di Universitas Washington, seperti dikutip dari AP, Kamis (10/12).

Fuller mengatakan, butuh waktu berbulan-bulan untuk menyuntikkan ratusan juta vaksin kepada orang-orang di seluruh dunia, bahkan setelah persediaan vaksin mulai meningkat.

Dia juga mencatat pengujian vaksin baru pada anak-anak tidak akan bisa dilakukan sampai data penelitian menunjukkan bahwa vaksin-vaksin tersebut aman dan efektif untuk mereka.

Moncef Slaoui, kepala upaya pengembangan vaksin AS memperkirakan, Washington dapat mencapai kekebalan kelompok paling cepat Mei, berdasarkan efektivitas vaksin Pfizer dan Moderna. Itu dengan asumsi tidak ada masalah dalam memenuhi pasokan produsen, serta faktor orang yang bersedia untuk divaksinasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya