Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Hukum

Hari HAM Dunia, Jokowi: Pemerintah Tidak Pernah Berhenti Menuntaskan Masalah HAM Masa Lalu

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo kembali memertegas komitmennya menuntasakan kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang pernah disampaikannya.

Di masa awal jabatannya untuk periode 2014-2019, Jokowi mengumbar janji-janji untuk menuntaskan kasus HAM masa lalu sekaligus menegakkan hak asasi masyarakat disegala lini kehidupan.

Komitmen yang sama dia sampaikan kembali dalam video conference Peringatan Hari Hak Asasi Manusia, dalam siaran kanal youtube Sekreariat Presiden, Kamis (10/12).


"Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah HAM masa lalu secara bijak, bermartabat. Kita harus bekerjasama menyelesaikannya, mencurahkan energi kita untuk kemajuan Bangsa," ujar Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini menyatakan, komitmen yang dimiliki pemerintah sama kuatnya dengan komitmen semua pihak yang mendukung penegakkan HAM.

"Sama, bahwa pengormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih beragam, lebih tangguh dan lebih maju," katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Jokowi telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Poitik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, untuk terus membantu penyelesaian kasus HAM masa lalu.

"Melalui Menko Pohukam, saya telah menugaskan agar penyelesaian HAM masa lalu terus dilanjutkan, yang hasilnya bisa diterima semua pihak serta diterima dunia internasional," ucapnya.

"Komitemen kuat pemeritah dalam penegakkan HAM telah dituangkan dalam rencana aksi nasional HAM 2020-2025, hak sipil, hak politik, serta hak ekonomi dan sosial serta budaya harus dilindungi secara berimbang dan tak ada satupun yang terabaikan," demikian Joko Widodo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya