Berita

Dokter Schockmel dari Hôpitaux Robert Schuman, Luksemburg/Net

Kesehatan

Pakar: Orang Yang Sudah Sembuh Dari Covid-19 Sebaiknya Juga Diberikan Vaksin

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasien yang telah pulih dari Covid-19 bisa terinfeksi lagi jika tingkat antibodi alami mereka berkurang seiring waktu. Untuk itu orang yang pernah memiliki riwayat terpapar Covid-19 semestinya juga diberikan suntikan vaksin.

Dokter Schockmel dari Hôpitaux Robert Schuman, Luksemburg, mengatakan bahwa tubuh terus-menerus menyerap sekuens molekuler sepanjang rentang hidup, memungkinkannya merespons penyakit dan infeksi. Oleh karena itu, vaksin ini dianggap sangat penting terutama untuk pasien berisiko, karena tidak termasuk organisme virus yang hidup atau dilemahkan.

"Penting bagi semua orang untuk mendapatkan vaksinasi, bahkan mereka yang sudah pulih dari virus. Hanya mereka yang menderita penyakit kritis yang dianggap telah mengembangkan cukup antibodi," kata Schockmel, seperti dikutip dari RTF, Rabu (9/12) wakru setempat.


Menurutnya, meskipun virus corona bermutasi model vaksin saat ini harus tetap memadai.

Beberapa negara mulai melakukan penyuntikkan vaksin virus corona. Pemberian vaksin diutamakan bagi mereka berada di garda terdepan penanganan Covid serta orang yang rentan terhadap penularan.

Dokter David Thomas, profesor kedokteran dan direktur divisi penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, mengatakan bahwa vaksin sesungguhnya dibutuhkan untuk semua orang, walau ada kriteria tertentu untuk yang harus diprioritaskan.

“Rekomendasi umumnya adalah mendapatkan vaksin, bahkan jika Anda sebelumnya terinfeksi,” katanya, seperti dikutip dari NBC. Menegaskan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk semua orang mendapatkan vaksin Covid-19.

Infeksi ulang Covid-19 dianggap sebagai peristiwa yang jarang terjadi, tetapi jika kadar antibodi alami berkurang seiring waktu, seseorang bisa saja terinfeksi lebih dari sekali.

Para dokter dan ahli penyakit menular setuju bahwa yang sudah sembuh dari Covid pun bisa mendapatkan vaksin. Bagaimana pun, orang harus divaksinasi meskipun mereka mungkin memiliki kekebalan pelindung alami.

"Bagi orang yang selama ini aman dari virus corona dan merasa sehat, vaksin jutsru bisa  meningkatkan kekebalan dari infeksi awal," kata David Thomas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya