Berita

Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Usulan Publik Makin Ramai, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Pencari Fakta Kematian Anggota FPI

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus bentrokan antara anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) dengan pihak kepolisian pada Senin dinihari (7/12) memicu desakan pembentukan Tim Independen Pencari Fakta.

Pasalnya, baik pihak kepolisian maupun FPI sama-sama keukeuh dengan versi mereka soal bentrokan yang mengakibatkan kematian 6 anggota Laskar FPI tersebut.

Lebih jauh, Direktur Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, menilai kasus ini adalah sebuah persoalan besar bagi civil society. Karena ini adalah masalah kemanusiaan yang harus disikapi secara serius.


"Perlu hadir rasa simpati di masyarakat (dalam kematian laskar FPI), walaupun secara politik tidak mendukung HRS (Habib Rizieq Shihab)," ucap Gde Siriana, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/12).

Karena itu, desakan untuk membentuk Tim Independen Pencari Fakta (TIPF) pun makin kuat muncul di masyarakat.

Menurut Gde Siriana, setidaknya ada 70 individu atau lembaga yang telah mengajukan usulan agar pemerintah segera membentuk TIPF. Jumlah ini dihimpun Gde Siriana dari pernyataan dukungan atau usulan yang beredar di media sosial.

Pihak-pihak yang telah mengusulkan pembentukan Tim Independen Pencari Fakta, antara lain:

1. Fadli Zon/DPR RI
2. Mardani Ali Sera/DPR RI
3. Habiburokhman/DPR RI
4. Neta S Pane/IPW
5. Usman Hamid/Amnesty International
6. Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)
7. PP Muhammadiyah
8. PAHAM
9. KontraS
10. Hidayat Nurwahid/DPR RI
11. Fahira Idris/DPD
12. KALAM UI
13. LBH Jakarta
14. YLBHI
15. ICJR
16. IJRS
17. Refly Harun
18. Romo Syafi'i/DPR RI
18. HRWG
20. Institut Perempuan
21. LBH Masyarakat
22: LeIP
23. KontraS
24. SETARA Institute
25. PSHK
26. ELSAM
27. Amnesty International Indonesia
28. Public Virtue Institute
29. PBHI
30. PIL-Net
31. ICEL
32. Nasir Djamil/DPR RI
33. Asosiasi LBH APIK Indonesia
34. Imparsial
35. LBH Pers
36. Majlis Nasional KAHMI
37. Adang Daradjatun/DPR RI
38. Rabithah Alawiyah
39. Hamdan Zoelva/Syarikat Islam
40. Komnas HAM
41. Aa Gym
42. Jazuli Juwaini/DPR
43. Ustaz Abdul Shomad
44. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia
45. Saleh Partaonan Daulay/DPR RI
46. PB HMI MPO
47. Linkom Aljer/Alumni Jerman
48. Paskah Irianto/Ketua Majelis Anggota PBHI Jabar
49. Japrak Haes/Kartunis
50. Eko Dananjaya/Aktivis Yogyakarta
51. Agusto/Google & Pegiat Medsos
52. Bambang kurniawan/Akademisi
53. GeRAK indonesia
54. Andi M.Rasul/KOPI
55. Rin Sudjono/Komite Pendidikan Hak-hak Sipil
56. Sobarul Fajar/HUMANIKA
57. Asrianty Purwantini/Forum API
58. Don Adam
59. Prof Dr Muhammad Amien Rais
60. PKAD - Pusat Kajian dan Analisis Data
61. Institute for Democracy Education (IDe)
62. Perkumpulan Betawi Kita
63. Akhmad Syarbini/Ketum FAPI
64. Jus Suma Di Praja/wartawan senior Kompas 1970-1976
65. Eeng/Aktivis Bogor
65. Yuyuy Sunandar/Aktivis Bogor
66. Andi Rasul/Aktivis Cirebon
67. Andi Sahrandi/Aktivis senior angkatan '66
68. Yakub Arupalaka/Aktivis Islam
69. Nusyahbani K/LBH APIK
70. Komnas RIM
71. Budi Soleh Ibrahim/pensiunan ASN

"Jika tidak ada simpati masyarakat, sementara pemerintah juga tidak ada simpati, maka divided society ini akan terbawa terus hingga beberapa kali Pilpres ke depan. Ini sangat bahaya bagi bangsa kita," tegas Gde Sirian.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya