Berita

Taj Yasin Maimoen Zubair/Net

Politik

Jelang Muktamar, Ini Analisa Taj Yasin Maimoen Akan Jadi Kandidat Kuat Ketum PPP

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 13:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selain Suharso Monoarfa sebagai calon Ketua Umum di Muktamar PPP, muncul sosok Taj Yasin Maimoen menjadi sosok alternatif dalam menjawab krisis ketokohan di Partai Ka'bah.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, sosok Taj Yasin Maimoen harus diperhitungkan oleh seluruh kader PPP peserta Muktamar di seluruh Indonesia.

Menurut Dedi, Taj Yasin memiliki 2 modal utama sebagai Ketua Umum Partai. Dua Modal itu adalah modal ketokohan dan modal kemampuan konsolidasi.


Pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah itu, dalam pengamatan Dedi, memiliki ketokohan yang kuat.

Argumentasi Dedi, selain basisnya di Jawa, Wagub muda ini adalah kader NU. Terlebih Taj Yasin merupakan trah simbol kuat PPP yakni almarhum Mbah Maimoen Zubair.

"Punya trah Mbah Maimoen  Zubair. Modal ketokohan itu sangat sesuai sekali dengan kondisi PPP yang saat ini mengalami krisi ketokohan," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/12).

Dijelaskan Dedi, modal yang kedua adalah kemampuan konsolidasi basis struktur di daerah-daerah.

Meski berada di daerah, Taj Yasin justru akan mampu menggaet daerah-daerah agar para kader memeiliki kesadaran yang sama bahwa PPP memerlukan sosok yang paling tidak bisa membuat kesatuan di internal partai.

Dengan demikian, Dedi meyakin, apabila memimpin PPP  figur Taj Yasin akan menumbuhkan mesin elektoral yang berkorelasi terhadap popularitas partai.

"Dari sisi ketokohan sangat layak sekali dibandingkan tokoh lain yang ada di PPP saat ini. Mau tidak mau ada pengganti tokoh yang baru. Selain (Taj Yasin) mempunyai daya intelektual tinggi, dia punya daya rekat di internal dan elite partai," demikian analisa Dedi.

Sementara ini, figur yang muncul dan mulai melakukan konsolidasi ke beberapa daerah adalah pelaksana tugas Ketua Umum PPP yang juga kepala Bappenas, Suharso Monoarfa.

Mukmatar PPP digelar secara virtual pada tanggal 18-21 Desember dengan dibagi  9 zonasi diantaranta Makasssar, Manado, Bogor, Semarang, Medan, Palembang, Balikpapan, Serang dan Balikpapan.

PPP akan memberlakukan ketentuan khusus di masing-masing zona peserta muktamar maksimal 200 orang dengan menerapkan protokol virus corona baru (Covid-19). 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya