Berita

Dokter anak di RS JIH Yogyakarta, dr. Vicka Farah Diba dalam Farah ZoomTalk pada Rabu, 9 Desember 2020/RMOL

Kesehatan

Dokter: Orangtua Harus Perhatikan Kesiapan Anak Sebelum Kembali Ke Sekolah Tatap Muka

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Orangtua harus bisa menilai kesiapan anak-anak sebelum mengizinkan mereka kembali ke sekolah tatap muka.

Berdasarkan anjuran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat beberapa hal yang harus dinilai oleh orangtua terkait kesiapan anak menjelang sekolah tatap muka.

Menurut IDAI, anak-anak harus memiliki keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), di mana mereka terbiasa mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta mengenakan masker dengan patuh.


"Selain itu, apakah anak itu sehat pada saat ini dan tidak memiliki komorbid? Karena kalau punya penyakit komorbid, IDAI tidak menganjurkan sekolah tatap muka," lanjut dokter anak di RS JIH Yogyakarta, dr. Vicka Farah Diba.

Berbicara dalam Farah ZoomTalk bertajuk 'Belajar Dari Rumah Aman & Sehat' pada Rabu (9/12), dr. Vicka juga mengatakan, anak yang belum mandiri juga tidak dianjurkan ke sekolah tatap muka.

Hal lain yang perlu diperhatikan menurut dr. Vicka adalah sarana transportasi dan bekal makanan anak.

Kesiapan lain yang juga penting adalah keberadaan kelompok rentan di rumah, seperti orang lanjut usia (lansia).

"Karena anak-anak kan bisa tanpa gejala. Dia mungkin tidak sakit, tapi dia positif, dia bawa dari sekolah ke rumah. Sebaiknya tetap di rumah dulu," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya