Berita

Dokter anak di RS JIH Yogyakarta, dr. Vicka Farah Diba dalam Farah ZoomTalk pada Rabu, 9 Desember 2020/RMOL

Kesehatan

Sebelum Izinkan Anak Kembali Ke Sekolah Tatap Muka, Orangtua Harus Perhatikan Tiga Hal Ini

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengumumkan pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang telah memenuhi syarat pada Januari 2021.

Kemendikbud juga memberikan kesempatan bagi orangtua untuk menentukan sendiri apakah anak-anak mereka diizinkan untuk kembali ke sekolah tatap muka.

Dokter anak di RS JIH Yogyakarta, dr. Vicka Farah Diba menjelaskan ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua sebelum mengizinkan anak-anaknya ke sekolah.


Tiga hal tersebut, kata dr. Vicka, merupakan saran-saran yang telah diberikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

"Pertama apakah sekolah sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang berlaku? Bagaimana ventilasinya, jaraknya, jumlah anak yang belajar pada hari itu? Apakah ada tempat cuci tangan?" terangnya dalam Farah ZoomTalk bertajuk 'Belajar Dari Rumah Aman & Sehat' pada Rabu (9/12).

Setelah itu, orangtua juga harus memperhatikan kesiapan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk mendeteksi dini gejala-gejala Covid-19.

Pada anak, ia menjelaskan, gejala yang dialami pada umumnya mirip orang dewasa, seperti demam, batuk, pilek, hingga sesak.

"Dan yang paling penting, apakah sekolah itu sudah memiliki kapasitas tracing pada guru dan stafnya?" lanjut dr. Vicka.

Pasalnya, ia menjelaskan, anak juga bisa menulari guru dan stafnya, sehingga sekolah juga harus memperhatikan adanya penyakit komorbid atau bawaan.

"Memang harus menjadi catatan orangtua, sudahkah sekolah mempersiapkan hal ini?" tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya