Berita

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kyai Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym/Net

Politik

Pasca Tewasnya 6 Laskar FPI, Aa Gym: Semua Tahan Diri, Tindakan Kekerasan Pasti Timbulkan Masalah Baru

SELASA, 08 DESEMBER 2020 | 19:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Semua pihak untuk menahan diri setelah kejadian tewasnya enam laskar pengawal Habib Rizieq Shihab (HRS) yang ditembak anggota Polri.

Imbauan itu disampaikan Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kyai Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym di akun Instagram pribadinya @aagym pada Selasa (8/12).

Menurut Aa Gym, kesimpangsiuran informasi karena adanya perbedaan keterangan dari Polda Metro Jaya dengan Front Pembela Islam (FPI) membuat masyarakat bingung dan cemas.


"Oleh karena itu diimbau kepada siapapun, mari sungguh-sungguh kita menahan diri dari tindakan kekerasan. Kepada siapapun dengan cara apapun karena kekerasan pasti menimbulkan masalah baru," ujar Aa Gym.

Selain itu, Aa Gym juga meminta kepada siapapun juga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas.

"Dan hindari menyebarkan informasi penjelasan yang salah karena itu kedustaan yang akan sangat menyesatkan masyarakat," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya